Illness Cognition pada Pasien dengan Penyakit Jantung Koroner Ilness Cognition in Patient with Coronary Heart Desease

Puspa Putri, Aat Delima, Aan Sriati, Nur'aeni
2018 unpublished
Abstrak Partisipasi pasien PJK dalam program rehabilitasi jantung fase II di salah satu rumah sakit di Kota Bandung masih rendah. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Illness cognition diyakini sebagai predictor partisipasi pasien PJK dalam mengikuti rehabilitasi jantung. Illness cognition dapat memengaruhi strategi koping pasien PJK untuk memilih tindakan yang akan dilakukan, baik itu berpartisipasi aktif ataupun pasif dalam mengikuti rehabilitasi jantung. Tujuan penelitian ini
more » ... untuk melihat gambaran illness cognition pasien PJK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan teknik consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 66 responden dalam waktu satu bulan. Data diambil dengan menggunakan Illness Cognition Questionnairre (ICQ). ICQ memiliki nilai validitas 0,65-0,79 dan nilai reliabilitas 0,88-0,91. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, nilai mean, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa illness cognition pasien PJK memiliki nilai mean dan standar deviasi dari yang tertinggi ke yang terendah adalah sebagai berikut, persepsi tentang manfaat (20,52±2,89), penerimaan (18,82±3,02), dan ketidakberdayaan (12,94±4,72). Nilai tersebut mencerminkan bahwa illness cognition pasien PJK memiliki aspek positif lebih tinggi daripada aspek negatif. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa illness cognition pada pasien PJK yang menjalani perawatan di rumah sakit ini secara umum baik. Hal ini dimungkinkan oleh karena koping yang dikembangkan adaptif. Tingginya aspek ketidakberdayaan pada sebagian pasien PJK dapat diturunkan melalui peningkatan kondisi fisik, psikologis, dan spiritual serta meningkatkan keterlibatan keluarga dalam menangani masalah terkait penyakit. Abstract Participation of CHD patients in cardiac phase II rehabilitation program in one hospital in Bandung is low. It can be influenced by various factors. Illness cognition is believed as a predictor of the participation of CHD patients to follow cardiac rehabilitation. Illness cognition can affect the coping strategies of CHD patients used in choosing the action to be performed, whether it participates actively or passively in following cardiac rehabilitation. The purpose of this study was to identify the illness cognition of CHD patients. This research was a quantitative descriptive research with cross sectional approach. Respondents were selected using consecutive sampling technique and it was obtained 66 respondents within one month. Data were obtained using Illness Cognition Questionnairre (ICQ). ICQ has a validity of 0.65-0.79 and a reliability of 0.88-0.91. Data were analyzed using frequency distribution, mean, and standard deviation. The results showed that the illness cognition of CHD patients mean and standard deviation from the highest to the lowest was as follows, perceived benefits (20.52 ± 2.89), acceptance (18.82 ± 3.02), and helplessness (12.94 ± 4.72). These results reflected that the illness cognition of CHD patients had a higher positive aspect than the negative aspect. Based on this research, it was concluded that illness cognition in CHD patients undergoing hospitalization was generally good. This was probably due to the use of adaptive coping. The high aspect of helplessness in some CHD patients can be decreased by improving physical, psychological and spiritual conditions and increasing family involvement in dealing with disease-related problems.
fatcat:hyu4ha2s5nbiddvmktk472dbgm