Metode Multisensori untuk Siswa Disleksia di Sekolah Dasar

Asep Supena, Indah Ratna Dewi
2020 Jurnal Basicedu  
Problematika bagi sekolah dengan dasar pendidikan inklusi dimana hasil ketercapaian terhadap Standar Penilaian satuan Pendidikan berada jauh dibawah rata-rata sekolah pada Umumnya.Keberagaman karakteristik Individu dengan berbagai Kebutuhan Khusus yang dimiliki setiap siswa pada sekolah dengan basic pendidikan inklusif menyebabkan satuan pendidikan harus mampu menemukan permasalahan yang dihadapi sehingga mampu memecahkan problematika dengan mengintegrasikan berbagai metode yang melibatkan
more » ... ang melibatkan seluruh panca indra dalam proses pembelajaran yang berlangsung agar mampu meningkatkan capaian terhadap standar penilaian satuan pendidikan pada sekolah berbasic pendidikan inklusi. Keberhasilan akademis pada satuan pendidikan dengan basic pendidikan inklusi memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka.Namun, para guru masih banyak yang belum memahami ketidakmampuan belajar pada anak-anak disekolah dikarenakan kesulitan belajar yang disebabkan oleh Disleksia. Guru hanya sedikit mengetahui apa itu disleksia yang dialami oleh anak-anak disekolah yang menjadi factor penyebab utama rendahnya capaian hasil belajar siswa. Dan guru hanya mengetahui sedikit tentang dampak yang diakibatkan oleh kesulitan belajar anak yang dikarenakan disleksia.Disleksia tidak hanya kesulitan menulis atau membaca sebuah kaliamat, namun disleksia merupakan hambatan belajar yang bersifat Heterogen.Disleksia akan berdampak menyeluruh terhadap hasil belajar anak juga akan berdampak pada perkembangan Psikologis anak. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan di mana siswa merasa senang untuk belajar dengan kesulitan yang dihadapinya. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama metode multisensori mampu membantu meningkatkan hasil belajar siswa dengan kareakteristik Disleksia, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Marunda 02, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan remedial untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan berbagai jenis Disleksia.
doi:10.31004/basicedu.v5i1.623 fatcat:rccdjdpwgfhl5fcjzx5bujjtye