HIV Patients Drop Out in Indonesia: Associated Factors and Potential Productivity Loss

Adiatma Siregar, Pipit Pitriyan, Rudi Wisaksana, Y Adiatma
unpublished
ABSTRAK Tujuan: meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan probabilitas drop out yang lebih tinggi bagi pasien HIV, dan potensi produktifitas yang hilang akibat drop out tersebut. Metode: Kami menganalisis data dari 658 pasien HIV dari sebuah database di sebuah rumah sakit rujukan utama di kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia dari tahun 2007-2013. Pertama, kami menggunakan metode analisis regresi probit dan mengikutsertakan, antara lain, variabel berikut: status pasien (aktif atau
more » ... sien (aktif atau drop out), CD4 cell count, TB dan infeksi oportunistik (IO), status bekerja, jenis kelamin, pengalaman sebagai penasun, dan dukungan dari keluarga dan peers. Kedua, kami menggunakan data tingkat drop out dari database kami dan tingkat penurunan CD 4 cell count dari studi lain untuk mengestimasi produktifitas yang hilang akibat drop out. Hasil: CD4 cell count yang rendah diasosiaikan dengan probabilitas drop out yang lebih tinggi. Dukungan dari peers, hidup bersama keluarga, dan menderita TB diasosiasikan dengan probabilitas drop out yang lebih rendah. Produktifitas yang hilang pada tingkat nasional akibat drop out (dank arena tingkat CD 4 cell count yang menurun) dapat mencapai US$365 juta (menggunakan upah rata-rata). Kesimpulan: pertama, karena tingkat CD 4 cell count yang rendah diasosiasikan dengan probabilitas drop out yang lebih tinggi,kami merekomendasikan (untuk mengoptimasikan) pemberian ARV dini pada tingkat CD 4 cell count yang lebih tinggi, melibatkan pemberian layanan HIV di tingkat komunitas. Kedua, dukungan keluarga dan peer harus diperkuat untuk mendukung kesuksesan dari perawatan HIV. Ketiga, drop out dari layanan ART akan menyebabkan hilangnya produktifitas yang cukup besar. ABSTRACT Aim: this study reported various factors associated with a higher probability of HIV patients drop out, and potential productivity loss due to HIV patients drop out. Methods: we analyzed data of 658 HIV patients from a database in a main referral hospital in Bandung city, West Java, Indonesia from 2007 to 2013. First, we utilized probit regression analysis and included, among others, the following variables: patients' status (active or drop out), CD4 cell count, TB and opportunistic infection (OI), work status, sex, history of injecting drugs, and support from family and peers. Second, we used the drop out data from our database and CD 4 cell count decline rate from another study to estimate the productivity loss due to HIV patients drop out. Results: lower CD4 cell count was associated with a higher probability of drop out. Support from family/peers, living with family, and diagnosed with TB were associated with lower probability of drop out. The productivity loss at national Adiatma YM. Siregar Acta Med Indones-Indones J Intern Med 208 level due to treatment drop out (consequently, due to CD4 cell count decline) can reach US$365 million (using average wage). Conclusion: first, as lower CD 4 cell count was associated with higher probability of drop out, we recommend (to optimize) early ARV initiation at a higher CD 4 cell count, involving scaling up HIV service at the community level. Second, family/peer support should be further emphasized to further ensure treatment success. Third, dropping out from ART will result in a relatively large productivity loss.
fatcat:a35rgtvfane7ljx3vnapk572z4