Peran Pembimbing Konseling Islam dalam Menangulangi Konflik, Stres, Trauma dan Frustrasi

Eha Julaeha
2019 Prophetic : Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal  
Abstrak Pada dasarnya setiap manusia pasti tak pernah lepas dari konflik, stress, trauma bahkan frustasi. Baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Halhal tersebut sangatlah lumrah. Karena manusia merupakan makhluk sosial. Yang bisa dikatakan selalu membutuhkan relasi dengan orang lain. Namun dalam menjalin relasi tersebut bisa menimbulkan suatu dampak, entah itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak positif seperti seseorang bisa lebih luas mengenal satu sama lain,
more » ... satu sama lain, mendapatkan wawasan yang baru, dan lain sebagainya. Sedangkan dampak negatifnya yaitu bisa menimbulkan permasalahan jika teijadi ketidakseimbangan dalam relasi tersebut. Dan dari masalah itulah akan muncul konflik yang mengakibatkan seseorang menjadi stress, trauma bahkan frustasi. Akan tetapi bukan berarti manusia harus takut akan permasalahan tersebut, lantas tidak ingin menjalin relasi dengan lingkungan disekitarnya. Karena permasalahan itu sudah merupakan hal yang selalu melekat dalam hidup manusia. Kata Kunci: Pembimbing Konseling Islam; Stress; Trauma; Frustasi. PENDAHULUAN Sebuah hal yang lumrah setiap manusia tidak akan lepas atau terbelit dalam konflik, stress, trauma, dan frustasi. Hampir setiap manusia pernah mengalami konflik. Hal-hal lersbut bisa terjadi dengan berbagai macam hal baik itu dari internal maupun eksternal eksternal. Jurnal ini menjelaskan konsep serta faktor-faktor terjadinya konflik, stress, trauma, frustasi yang kemudian dijadikan bahan kajian dalam konsep bimbingan konseling islam. Karena secara keseluruhan beberapa hal tersbut dapat mengganggu psikis dan psikologi orang yang mengalaminya. Dari hal tersebut setiap permasalahan perlu adanya bimbingan dalam upaya pemberian solusi atau nasehat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Karena itu peran bimbingan konseling islam sangat membentu sekali dalam memberikan motivasi dan pemecahan masalah untuk terus menjalani hidup dalam berbagai kondisi atau keadaan 112 | Julaeha -Peran Pembimbing Konseling ... apapun, hal ini sesua dengan pengertian Bimbingan konseling islam merupakan proses pemberian bantuan terhadap individu agar mampu hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah, sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Proses pemberian motivasi dan konsling ini yang kemudian di rangkum menjadi konsep bimbingan konseling islam. Dalam proses pelaksanaan bimbingan konseling tersebut terdapat faetor-faktor yang mempengaruhi berjalanannya proes konseling. Factor ini meliputi factor eksternal yang terdidir dari lingkungan fisik, tempat wawancara, penataan ruang, dsb.. ada juga factor internal yang terdiri dari pihak konseli yang harus termotivasiunluk mencari penyelesaian terhadap masalah yang sedang dihadapi. PEMBAHASAN Konflik Konflik berasal dari kata kerja Latin conligere yang berarti saling memukul. Kats. B. And Lehner menjelaskan konflikmerupakan suatu keadaan yang menekankan karena adanya dua atau lebih pertentangan, dari keinginan-keinginan seseorang. Dalam diri manusia terdapat beberapa dorongan, keinginan yang saling bersaing untuk dipenuhi dan dipuaskan. Ada pula yang sling bertentangan, sehingga dalam waktu yang sama tidak dapat terpenuhi. Maka konflik dapat digolongkan menjadi : 1. Konflik atau pertentangan antara dua hal atau keadaan yang sama-sama diiginkan sehingga keduannya tak mungkin dipenuhi. Misalnya seorang gadis yang ingin dilamar oleh dua oang dalam waktu yang hampir bersamaan. Pemuda itu keduaduannya hampir mirip, sama-sama tampan bagi si gadis mereka memenuhi syarat sehingga gadis itu malah bingung menentukannya. Pada diri gadis itu terjadi konflik. Konflik i8ni sebenarnya mudah diadakan penyelesaian asalkan ada pilihan salah satu dan menolak salah satunya. 2. Konflik atau pertentangan antara satu hal. yaitu sisi satu diinginkan dan sisi yang lain tidak diinginkan. Keinginan yang satu mengambat atau menghalangi yang lain. Misalnya ada seorang yang pernah dirawat di rumah sakit karena mengalami sakit perut yang parah/dearhee. Setelah sembuh, ia ingin sekali makan rujak. Di samping ingin itu iappun takut kalau-kalu dearhee dan harus dirawat di rumah sakit lagi. Baginya makin besar keinginan maka rujak makin besar kekuatan sakit juga makin besar. Penyelesaian konflik ini asal ada yang berkepentingan mau meninggalkan atau mengagalkan apa yang disenangi atau menerima hal yang tak disenangi. 3. Konflik atau pertentangan antara dua hal yang sama-sama tak disenangi. Misalnya seorang prajurit yang berada di medan perang, bilamana maju atau menyerang terus ia akan mati karena dalam posisi yang menghawatirkan. Bila ia mundur atau lari, berarti ia menghianati sumpah prajurit serta takut kepada hukum militer. Hal ini berhubungan tak ada pilihan maka tinggal menyerah, waspada sebab keduannya tak dapat dihindari.
doi:10.24235/prophetic.v2i1.4754 fatcat:io6cxkqbcncgbkmeft4dnvgm2e