Efficiency and sustainability of microfinance: Study case agribussines microfinance institutions in Bogor

Triane Widya Anggriani, R. Nunung Nuryartono, Bambang Juanda, Jaenal Effendi
2019 Jurnal Keuangan dan Perbankan  
Microfinance is one of the solutions in poverty alleviation in rural areas. The existence of financial access in a rural area, with hope, low-income society can increase their revenues and eventually able to escape the circle of poverty. The agribusiness microfinance institution is the institution that provides financing services to farmers in rural areas. However, agribusiness microfinance institution is facing sustainability problems. We analyzed financial sustainability in terms of the
more » ... terms of the cost-efficiency of the Agribusiness Microfinance Institution (AMFI). The study utilized a parametric approach method of Stochastic Frontier Analysis (SFA). The sampling technique used was purposive sampling, namely AMFI possessing two years of financial reports (in the year 2016-2017) around Bogor District, there were fifteen AMFIs qualified. The result indicates AMFIs' efficiency value in Bogor District almost approaching 100%. It means that the AMFIs' financial performance in Bogor District was highly efficient. Labor cost is a very responsive variable in the total cost. However, AMFIs' labor cost was low. This matter caused administrator performance in servicing their customers to become not optimal, thus impacting the unsustainability of AMFI. Abstrak Keuangan mikro adalah salah satu solusi dalam pengentasan kemiskinan di daerah pedesaan. Keberadaan akses keuangan di daerah pedesaan, dengan harapan, masyarakat berpenghasilan rendah dapat meningkatkan pendapatan mereka dan pada akhirnya mampu keluar dari lingkaran kemiskinan. Lembaga keuangan mikro agribisnis adalah lembaga yang menyediakan layanan pembiayaan kepada petani di daerah pedesaan. Namun, lembaga keuangan mikro agribisnis menghadapi masalah keberlanjutan. Kami menganalisis kesinambungan keuangan dalam hal efisiensi biaya dari Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (AMFI). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan parametrik dari Stochastic Frontier Analysis (SFA). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu AMFI yang memiliki dua tahun laporan keuangan (pada tahun 2016-2017) di sekitar Kabupaten Bogor, ada lima belas AMFI yang memenuhi syarat. Hasilnya menunjukkan nilai efisiensi AMFI di Kabupaten Bogor hampir mendekati 100%. Ini berarti bahwa kinerja keuangan AMFI di Kabupaten Bogor sangat efisien. Biaya tenaga kerja adalah variabel yang sangat responsif dalam total biaya. Namun, biaya tenaga kerja AMFI rendah. Hal ini menyebabkan kinerja administrator dalam melayani pelanggan mereka menjadi tidak optimal, sehingga berdampak pada tidak berkelanjutannya AMFI.
doi:10.26905/jkdp.v23i4.3591 fatcat:kp2tpu4gind5tn4wosbhxyorke