PERANAN PRAKTIKUM RIIL DAN PRAKTIKUM VIRTUAL DALAM MEMBANGUN KREATIFITAS SISWA

Ari Widodo, Resik Ajeng Maria, Any Fitriani
2016 Jurnal Pengajaran MIPA  
This study examines the differences of virtual laboratory and real laboratory activity (actual lab) in developing students' creative thinking. Samples were 53 tenth grader in one of senior high schools in Bandung. The instrument consists of student worksheet (LKS), virtual lab software and instruments to collect data. Students' creative thinking skills were measured using tests of creative thinking in the form of eight essay questions about plant growth and development. Results showed that the
more » ... verage score of actual lab class was higher than the average score of virtual lab class. In addition, actual lab also can improve students' creative thinking in all aspects of creative thinking abilities (flexibility, fluency, elaboration and originality). This suggests that the real laboratory activities provide better conditions for the development of students' creative thinking.ABSTRAK Penelitian ini mengkaji perbedaan pembelajaran praktikum virtual dan praktikum riil dalam membangun keterampilan berpikir kreatif siswa. Sampel penelitian adalah 53 siswa kelas X salah satu SMA Negeri di Bandung. Instrumen kegiatan praktikum terdiri dari lembar kerja siswa (LKS) untuk kegiatan praktikum riil dan software praktikum virtual dan instrumen pengumpul data. Keterampilan berpikir kreatif siswa diukur dengan menggunakan tes keterampilan berpikir kreatif berupa delapan soal esai tentang materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor kelas praktikum riil lebih tinggi dari pada rerata skor pada kelas praktikum virtual. Selain itu, praktikum riil juga bisa meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada semua aspek keterampilan berpikir kreatif (flexibility, fluency, elaboration dan originality). Hal ini menunjukkan bahwa praktikum riil memberikan kondisi yang lebih baik untuk pengembangan keterampilan berpikir kreatif siswa.
doi:10.18269/jpmipa.v21i1.670 doaj:3a1bc57fd1464c80aef48e61b69c37a6 fatcat:3qebmytjsjb5phz63v44f7exyi