PESONA TAFSIR MAWḌU'Ī Penetrasi dalam Membahas dan Menjawab Realita

Dudung Dosen, Fakultas Syariah, Hukum Uin, Alauddin Makassar
unpublished
Abstrak Tafsir Mawḍu'ī atau Tafsir Tematik adalah pembahasan ayat Al-Qur'an yang berangkat dari suatu tema. Tema tersebut bisa diambil dari Al-Qur'an sebagai topik inti kajian atau bisa juga dari realita kehidupan yang akan dibedah oleh mata pisau dalil dan argumen Al-Qur'an. Di sinilah penetrasi atau terobosan metode tafsir yang satu ini dalam menghadapi multi persoalan Kata Kunci: Mawḍu'i ̄ atau Tematik. A. Pendahuluan l-Qur'an Kitab suci umat Islam tidak turun dalam suatu ruang dan waktu
more » ... ruang dan waktu yang hampa nilai, melainkan di dalam masyarakat yang sarat dengan berbagai nilai budaya dan religius dalam suatu komunitas yang plural dan heterogen. Dalam kurun waktu 23 tahun Al-Qur'an turun dalam dua fase yaitu ayat-ayat yang turun di Mekkah sebelum hijrah (Makkiyah) dan ayat-ayat yang turun sesudah Nabi hijrah ke Madinah (Madaniyah) 1. Semua ini membuktikan adanya hubungan dialektis dengan ruang dan waktu ketika diturunkan. Dengan demikian studi tentang Al-Qur'an tidak bisa dilepaskan dari konteks kesejarahan dan kehidupan manusia yang pasang surut dari masa ke masa yang meliputi nilai-nilai religius, sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang hidup pada setiap generasi yang berkesinambungan. Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir dimaksudkan sebagai petunjuk bagi manusia agar keluar dari kegelapan menuju terang benderang 2. Kitab ini memuat tema-tema (mawdū ') yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, seperti pola 1. M.Quraish Shihab,et.al., Sejarah dan Ulum Al-Qur'an (Cet.I: Jakarta: Firdaus,1999), h.2 2. Lihat misalnya QS.Ibrahim/14:1 A
fatcat:az3fjifmcrcvtm7tm7ndcr62zy