Desain Alat Pemanen Buah Manggis melalui Pendekatan Kansei Engineering

Wahyu K Sugandi, University of Padjadjaran, Ahmad Thoriq, Asep Yusuf, Amorita Iqradiella, University of Padjadjaran, University of Padjadjaran, University of Padjadjaran
2019 Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem  
ABSTRAK Pemanenan buah manggis umumnya dilakukan dengan cara memanjat pohon (manual) dan menggunakan alat panen. Alat panen yang digunakan terbuat dari bambu dan memiliki beberapa kelemahan yaitu pengarah buah tidak dapat diatur dengan mudah, pengarah buat tidak disesuaikan dengan ukuran buah manggis dan juga galah yang terbuat dari bambu terlalu panjang dan membutuhkan ruang yang cukup besar, sehingga perlu dirancang alat pemanen manggis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui
more » ... n ini yaitu melalui pendekatan kansei engineering. Kansei Engineering merupakan metode yang dapat mengetahui keinginan desain dari pemanen yang dilakukan dengan mencari Kansei Word dan elemen desain dari alat panen dalam bentuk kuisioner berpasangan yang diberikan kepada 30 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen desain yang terpilih pada pengarah buah yaitu berbentuk "V" dengan cara panen di putar (X12), kapasitas tempat penampungan yaitu 1 (satu) buah (X22), pada kedudukan pengarah buah yaitu diberi baut sebagai pengikat galah dengan tempat penampungan (X31) dan galah berbentuk teleskopik (X42). Kata Kunci : Manggis, Alat Panen, Kansei Engineering, Kansei Word, Elemen Desain. ABSTRACT Mangosteen fruit harvesting is generally done by climbing trees (manually) and using harvesting tools. Harvesting equipment used is made of bamboo and has several disadvantages, namely the driver of the fruit cannot be set easily, the guide is not adjusted to the size of the mangosteen fruit and also the pole made of bamboo is too long and requires a large enough space, so it is necessary to design a mangosteen harvester . The method used in this research is through Kansei Engineering approach. Kansei Engineering is a method that can determine the desirability of a harvester by searching Kansei Word and the design elements of the harvest tool in the form of a paired questionnaire given to 30 respondents. The results of the analysis show that the design elements selected in the fruit guide are "V" shaped by rotating the harvest (X12), the capacity of the shelter is 1 (one) fruit (X22), the position of the fruit guide is given a bolt as a pole fastener with a place shelter (X31) and telescopic shaped poles (X42)
doi:10.21776/ub.jkptb.2019.007.03.01 fatcat:z4uqpw5dlnf25bk6yvklwdkr5a