Yoyok Soesatyo

Ria Puspita, Andrianto Jurusan, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Koperasi, Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Surabaya
unpublished
Competence of teacher is an important factor to note in order to improve the quality of education, made possible factors can influence learning achievement that the study aims to determine the influence of the economic competence of teachers to learning achievement students. This study used 73 samples from two classes IPS.Analysis of data using a simple liniear regression technique with the aid of a computer program SPSS 18.00for windows that is known to have a significant influence and
more » ... fluence and classified as very strong between teacher competence (x) with learning achievement students (y) in equal to 0.000. furthermore, to determine the strength of the effect of independent variables and the dependents variables simultaneously, we used a simple liniear regression formula, so the effect is known to have a realitively strong correlation between the variable x and y for 0,482. Of the velue of coefficient of determination is known to have the effect of 48,2% between the independent variables and the dependents variables and the 52,8% coused by other variables. And from the result of the test calculations show that F count Fcount > Ftable (0,707 > 0,312), which means that the influence of the independent variables and the dependents variable convince (significant). Conclusions from this study that the effect of the economic competence of teacher to learning achievement of students in class XI-IPS SMA Kristen Petra 3 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan sarana pembangunan nasional, karena didalamnya ada proses pembinaan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berkualitas oleh karena itu pendidikan merupakan salah satu tolak ukur bagi tingkat kemajuan suatu bangsa. Atas dasar itu pula, upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan senantiasa dilakukan. Untuk itu segala upaya positif senantiasa harus terus dilakukan dalam proses pendidikan agar pembangunan nasional khususnya di bidang pendidikan dapat tercapai untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, yang mampu bersanding bahkan bersaing dengan negara maju. Salah satu indikator rendahnya mutu pendidikan adalah kurangnya kemampuan guru menguasai materi pembelajaran, kurangnya kemampuan guru dalam menguasai media pembelajaran, serta yang berkaitan dengan aspek substansial seperti kelayakan mengajar dan sulitnya mengimplementasikan kurikulum yang memiliki basis kompetensi (Kunandar, 2007:72). Depdiknas (2004:7) merumuskan definisi kompetensi sebagai pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. Seperti yang dinyatakan oleh Hamalik (2006) bahwa proses belajar mengajar dan prestasi belajar bukan saja ditentukan oleh sekolah, pola, struktur, dan kurikulumakan tetapi juga ditentukan oleh kemampuan atau kompetensi guru mengajar. Dalam UU Guru dan Dosen, disebutkan bahwa kompetensi profesi pendidik meliputi kompetensi pedagogik,
fatcat:uq4rp5ntffhs5hprfx26p25ldy