TIPOLOGI DAN MOTIVASI MASYARAKAT PEMELIHARA NURI TALAUD SEBAGAI BURUNG DILINDUNGI DI PULAU KARAKELANG
THE TYPOLOG Y AND MOTIVATION OF OWNER COMMUNITY OF NURI TALAUD AS PROTECTED BIRD IN KARAKELANG ISLAND

Diah Irawati Dwi Arini, Isdomo Yuliantoro
2016 Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan  
Manusia melakukan perburuan satwa liar pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, namun seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, perburuan satwa liar kini juga dilakukan sebagai hobi ataupun kesenangan yang bersifat eksklusif seperti memelihara satwa liar yang dilindungi sebagai simbol status. Ketertarikan masyarakat menjadikan burung sebagai hewan peliharaan memiliki alasan yang sangat beragam mulai dari sekedar hobi, ABSTRACT Nuri talaud is a member of parrot
more » ... and status listed as rare, endangered, endemic and protected bird species. Interesting feather color, sound and scarcity are the main attraction making Nuri Talaud as a pet. The aim of this study was to determine the typology and motivation of Karakelang community towards ownership nuri talaud and to observe people's knowledge on conservation of the species. The research was conducted in the Bantane, Bengel and North Beovillages. Retrieval of data was held in November-December 2014 with a survey method by including interviews and observation. Data were analyzed by using Chi Square test (χ2) and descriptive qualitative method. The results showed that, firstly,92.6% were in the age 15-59 years, 77.7% respondents were graduated form elementary and junior high school, 63.0% of them are farmers, 74.1% were dominated by male, 81.5% were local people of Talaud Island and 70.3% lived in rural areas. Secondly, rural communities were generally keep Nuri talaud with an economic motivation for trading, whereas urban communities maintain it for hobbyst as pets. Thirdly, status of nuri talaud as endangered birds were generally known by the communities, however illegal trade of this species was still continue due to lack of enforcement. ABSTRAK Nuri talaud merupakan salah satu anggota burung paruh bengkok yang berstatus langka, endemik dan dilindungi. Warna bulu yang menarik, suara dan kelangkaannya merupakan daya tarik untuk menjadikan nuri talaud sebagai hewan peliharaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tipologi dan motivasi masyarakat di beberapa desa di Pulau Karakelang dalam memelihara nuri talaud serta menggali pengetahuan masyarakat tentang konservasi nuri talaud. Penelitian dilaksanakan di Desa Bantane, Bengel dan Beo Utara. Pengambilan data dilaksanakan pada Bulan November-Desember 2014 dengan menggunakan metode survey yaitu wawancara dan observasi. Analisa data dilakukan dengan Chi Square test (χ2) dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut, pertama, tipologi masyarakat pemelihara nuri talaud yang tinggal di Desa Bantane, Bengel dan Beo Utara, Pulau Karakelang 92,6% berusia 15-59 tahun, 77,7% berpendidikan SD dan SMP, 63% berprofesi sebagai petani, 74,1% laki-laki, 81,5% masyarakat asli Kepulauan Talaud dan 70,3% tinggal di pedesaan. Kedua, masyarakat pedesaan umumnya memelihara nuri talaud dengan motivasi ekonomi yaitu untuk diperdagangkan, sedangkan masyarakat perkotaan memeliharanya dengan motivasi non ekonomi yaitu untuk hiburan. Ketiga, status nuri talaud sebagai burung langka yang dilindungi umumnya telah diketahui oleh masyarakat, namun perdagangan nuri talaud terus berlangsung karena lemahnya penegakan hukum. Kata kunci : Nuri talaud; burung dilindungi; Pulau Karakelang; konservasi.
doi:10.20886/jpsek.2016.13.1.37-46 fatcat:tfthcibegzdjzgipirxmx2x7vq