A THIRD WAY: ONLINE LABS INTEGRATED WITH PRINT MATERIALS

Roger Falmer
2012 Indonesian Journal of Applied Linguistics  
The use of ICT in language education to enhance classroom-based instruction is examined in reference to blended learning. A blended model of integrating technological advances via an online lab with a face-to-face classroom environment is presented. The example of this operating in practice is iZone, a four-level print-digital series designed with the online component called MyiZoneLab at its heart, forming a cohesive and inseparable whole with its accompanying texts. Overcoming the limitations
more » ... ing the limitations of classroom-only instruction is a particular strength of advances in computer technology. Delivering a unified body of content through different mediums is in effect a third way, neither just online nor simply in class, and this newer model has the capability to fully exploit and reinforce the advantages of each separate medium. Online access via a web browser may make good on the promise of studying whenever the learner desires, wherever they happen to be. To this movement towards flexibility in time and place is added a further ingredient, that of choice in self-study or learning with others, and of matching the time the individual spends on tasks to their needs. Integration and inseparability are inherent in this blended model, unleashing the potentiality of technological developments in language education while seeking to transcend the either online or face-to-face learning dichotomy. Abstrak: Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan bahasa untuk meningkatkan pembelajaran berbasis kelas dibahas dalam kaitannya dengan belajar secara terpadu. Model pembelajaran terpadu yang menggabungkan kemajuan teknologi melalui sebuah lab daring (online) dengan lingkungan kelas tatap muka disajikan. Salah satu contoh implementasinya adalah iZone, yaitu sebuah rangkaian digital-cetak empat tahap yang dirancang dengan komponen daring yang pusatnya disebut MyiZoneLab, yang membentuk kesatuan terpadu dan tak terpisahkan dengan teks yang menyertainya. Kemampuan mengatasi keterbatasan pengajaran dengan hanya menggunakan kelas saja merupakan kekuatan khusus dari kemajuan teknologi komputer. Menyajikan materi pembelajaran yang utuh melalui media yang berbeda akan menghasilkan modus belajar lainnya, yaitu tidak hanya daring dan di dalam kelas saja, dan model yang lebih baru ini memiliki kemampuan untuk secara penuh mengeksploitasi dan menguatkan keuntungan setiap media yang terpisah. Akses daring melalui mesin pencari dalam dunia maya menawarkan kebaikan karena memungkinkan terjadinya proses belajar dimana pun kita berada. Ke dalam pergerakan ke arah fleksibilitas dalam waktu dan tempat ini ditambahkan bahan lain, yaitu pilihan belajar mandiri atau belajar dengan orang lain, serta kecocokan waktu yang akan digunakan oleh seorang individu untuk mengerjakan tugas sesuai dengan kebutuhannya. Integrasi dan ketakterpisahan merupakan hal penting dalam model terpadu ini, sehingga dapat memicu potensi perkembangan teknologi dalam pengajaran bahasa sambil berusaha memanfaatkan sebaik-baiknya belajar baik secara daring maupun tatap muka.
doi:10.17509/ijal.v2i1.660 fatcat:sdhr7rn6lvf6behlfpqcgwbure