ORAL MOTOR MENINGKATKAN REFLEK HISAP BAYI BBLR DI RUANG NICU RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN

Lilis Maghfuroh, Ely Nurkhayana, Heny Ekawati, Dia Eko Martini, Dadang Kusbiantoro
2020 Jurnal Kesehatan Kusuma Husada  
BBLR didefinisikan sebagai bayi yang berat badan lahirnya pada saat kelahiran kurang dari 2500 gram (WHO,2011). Mekanisme reflek menghisap dan menelan belum berkembang dengan baik pada bayi BBLR. Reflek yaitu suatu gerakan yang terjadi secara otomatis dan spontan tanpa disadari pada bayi normal. Menghisap adalah refleks yang sangat penting pada bayi. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pengaruh terapi oral motor exercise terhadap reflek hisap bayi BBLR. Desain penelitian pra eksperimental
more » ... pra eksperimental dengan pendekatan one Group Pretest-post test design dengan tehnik sampling consecutive. Dilakukan selama satu bulan pada 35 bayi BBLR dengan reflek hisap lemah. Tehnik pengumpulan data dengan lembar observasi menggunakan uji statistik paired t test. Hasil penelitian dari 35 bayi BBLR dengan reflek hisap lemah sebelum diberikan oral motor exersise didapatkan hampir seluruhnya bayi BBLR (88,6%) memiliki reflek hisap kuat setelah diberikan oral motor exersise 15 menit selama 7 hari. Dari hasil analisis uji statistic Paired t-test taraf signifikansi ? 0,05 dengan menggunakan Statistical Product and Service Solution atau SPSS for windows versi 16.0. diperoleh t= -16.233, p=0,000 dimana p<0,05 yang artinya H1 diterima yaitu ada pengaruh terapi oral motor exersise terhadap reflek hisap bayi BBLR. Berdasarkan hasil penelitian, terapi oral motor dapat digunakan sebagai salah satu intervensi bagi bayi BBLR untuk meningkatkan reflek hisap. LBW is defined as a baby whose birth weight is less than 2500 grams at birth (WHO, 2011). The reflex mechanism of sucking and swallowing is not well developed in LBW infants. Reflex is a movement that occurs automatically and spontaneously without being realized in normal babies. Sucking is a very important reflex in infants. The aim of the study was to identify the effect of oral motor exercise therapy on LBW infants' suction reflexes. Pre-experimental research design with one Group Pretest-post test design approach with consecutive sampling technique. Performed for one month on 35 LBW infants with weak suction reflexes. Data collection techniques with an observation sheet using paired t-test statistical tests. The results of the study of 35 LBW infants with weak suction reflexes before being given oral motor exercise found that almost all LBW infants (88.6%) had strong suction reflexes after being given oral motor exercise 15 minutes for 7 days. From the results of the statistical analysis of Paired t-test significance level ? 0.05 using Statistical Product and Service Solution or SPSS for windows version 16.0. obtained t = -16.233, p = 0.000 where p <0.05 which means H1 is accepted that there is an influence of oral motor exercise therapy on LBW infants suction reflexes. Based on the results of the study, oral motor therapy can be used as an intervention for LBW infants to improve suction reflexes
doi:10.34035/jk.v12i1.571 fatcat:aojpj5yx2neehlxalq6qjp3jd4