IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU IPA PADA PENYELESAIAN SOAL TITRASI

Wiwin Hadi
2019 J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia)  
Abstrak -Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah mahasiswa calon guru IPA dalam menyelesaikan soal titrasi. Materi ini diberikan pada mata kuliah analisis senyawa kimia. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 tahun akademik 2018/2019 sebanyak 44 mahasiswa program studi pendidikan IPA. Metode menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Data diperoleh dengan melalui tes essay tentang titrasi sebanyak dengan jawaban menggunakan sistematika dari Polya.
more » ... jawaban mahasiswa dianalisis dan dikatogerikan berdasarkan jawaban yang dituliskan. Kemampuan pemecaham masalah masih tergolong rendah karena berbagai faktor. Kemampuan pemecahan masalah dari mahasiswa masih harus ditingkatkan dengan memberikan latihan dan pemberian model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Kata kunci: calon guru IPA, pemecahan masalah, titrasi. Abstract -This study aimed to determine the problem solving abilities of pre-service science teachers in solving titration problems. Lecturer gave this material in the course of the analysis of chemical compounds. The subjects of this study were the fourth grade students of the 2018/2019 academic year as many as 44 students of natural science education study program. The method used kuantatif deskriptive analysis. Data collected from titration problems used systematic problem solving from Polya. The results of student's answers were analyzed and categorized. The problem solving ability were poor. The conclusion showed that the problem solving abilities of students must still be improved by providing exercises and providing learning models that are able to improve students' problem solving abilities. PENDAHULUAN Era disrupsi telah menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi oleh segenap bangsa. Pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka menghadapi tantangan di era tersebut. Pendidikan diharapkan dapat mencetak generasi yang mampu berpikir kreatif dan adaptif menghadapi berbagai persoalannya melalui pembelajaran aktif (Sumarni, dkk 2019). Pembelajaran aktif yang dilakukan untuk mengajarkan konsep dasar dan pengetahuan merupakan dasar dalam pembelajaran, sedangkan keterampilan proses sains terjadi menggunakan logika untuk menemukan jawaban dari pertanyaan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan proses tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan masalah tetapi dapat diplikasikan dalam berbagai situasi dalam kehidupan. Proses ini membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan 1 Corresponding author: Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura 69162, Indonesia.
doi:10.17977/um026v4i22019p100 fatcat:ipzs3lzi3nfsrmo2kw6kgdo3ga