AKTIFITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI EVOLUSI

Charisma Endrawati, M Hidayat, Muji Prastiwi, Jurusan Biologi, Universitas Fmipa, Kampus Surabaya, Jalan Ketintang, Gedung Ketintang, Surabaya C3
unpublished
The purpose of this study is to describe the activities of students after using inquiry learning resources based on character education in evolution. The device is tested on a limited basis in high school I Kemala Bhayangkari Surabaya by the number of 42 students. Results of the study is that students do an activity to formulate the problem, propose a hypothesis, collect data, test hypotheses, and formulate conclusions on the evolution of matter. Students show character as thorough, honest,
more » ... orough, honest, curious and appreciate the logical and empirical approach after conducting an inquiry-based learning character education. Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktifitas siswa setelah menggunakan perangkat pembelajaran inkuiri berbasis pendidikan karakter pada materi evolusi. Perangkat ini diujicobakan secara terbatas di SMA Kemala Bhayangkari I Surabaya dengan jumlah 42 siswa. Hasil penelitian adalah siswa melakukan aktifitas merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, serta merumuskan kesimpulan pada materi Evolusi. Siswa menunjukkan karakter seperti cermat, jujur, rasa ingin tahu dan menghargai pendekatan logis dan empiris setelah melaksanakan pembelajaran Inkuiri berbasis pendidikan karakter. Kata Kunci: Aktifitas belajar siswa, Inkuiri, Pendidikan Karakter dan Materi Evolusi PENDAHULUAN Keberhasilan hasil belajar dapat diketahui melalui hasil evaluasi siswa. Evaluasi belajar dapat melalui ulangan harian siswa ataupun hasil ujian nasional siswa. Berdasarkan hasil persentase penguasaan materi soal ujian nasional Biologi tahun ajaran 2009/2010 di SMA Kemala Bhayangakari 1 Surabaya dengan pokok bahasan Evolusi, persentase penguasaan materi yang diperoleh sebesar 67,86% untuk siswa dengan soal paket A dan 9,52% untuk siswa dengan soal paket B. Hasil ini tidak sesuai dengan standar ketuntasan penguasaan materi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi sebesar 78.54% untuk soal dengan paket A dan 24.08% untuk soal dengan paket B (Sistem Informasi Ujian Nasional, 2010). Hasil presentase tersebut menunjukan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi serta menginterpretasikan kasus atau pembuktian asal usul kehidupan masih tidak sesuai dengan harapan. Ketidaksesuaian itu dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik dari faktor guru ataupun siswa. Ketidaksesuaian hasil ujian nasional dapat dibuktikan dari hasil angket yang di berikan kepada guru SMA yang menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam mengajarkan Evolusi yang berupa teori-teori penciptaan asal-usul kehidupan. Kesulitan tersebut terkait dengan keyakinan. Permasalahan keyakinan siswa ini menjadi salah satu persoalan dari sulitnya siswa dalam menerima pemahaman baru mengenai Evolusi sehingga, peran guru diperlukan memberikan pandangan baru bahwa Evolusi merupakan ilmu pengetahuan yang dapat dipelajari secara ilmiah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melibatkan siswa secara aktif dalam proses penemuan konsep Evolusi dalam kegiatan pembelajaran sehingga, diperlukan penggunaan alternatif strategi pembelajaran yang menekankan pada aktivitas siswa dalam penemuan konsep. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode pembelajaran Inkuiri. Pembelajaran Inkuiri mampu menyajikan pembelajaran dengan investigasi terhadap suatu proses terbentuknya asal usul kehidupan dengan menemukan bukti-bukti untuk membangun pemahaman siswa (Kennedy, 1998). Rangkaian kegiatan belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Inkuiri dapat melibatkan secara maksimal kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, logis dan analitis, sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri (Gulo, 2002). Menurut Sukarno (dalam Prastiwi, 2002), mengajarkan Evolusi dengan memecahkan masalah, dapat melatih siswa untuk memecahkan masalah secara ilmiah, melatih mengemukakan hipotesis, melatih
fatcat:jmhmbirksvdxzbx57nbbj2jwqe