ARANG AKTIF SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGISI KOMPON SOL KARET ( ACTTVATED CARBON MADE FROM R|GE HUSK AS FILLER FOR RUBBER SOLE COMPOUND)

Arum Yuniari '), Sri Brataningsih, Puji Lestari', Bului, Besar Kulit, Dan Karet, Plastik
unpublished
The aim of this research was to investigate the properties of activated carbon from rice husk filler in their application on vulcanised rubber soles, and to detemine its suitability for rubber compound, the properties of activated carbon made from rice husk was investigated by comparing with cabon black N 330. Activated carbon made from rice husk was made by carbonization process at temperature of 450oC for 1 hour and activation process with NaCL 4Yo for 24 hours followed by pyrolisis at
more » ... pyrolisis at tempereture 500"C for 1 hour. Filler rvas milled and sieved by 400 mesh siefter. The research showed that using activated carbon in the amount 20 phr and carbon black N330 40 phr.fulfil the requirement at SNI: 12-0172-1987: Canvas shoes sole for general purpose, where as tensile strenglh 1i,24 N/mm', elongation at break '. 6990/o, tear strength 2,97 Nimm2. hardness: 65,7 shore A, densit,v 1,23 gram/cm', pemanent set 0, 10%0, abrassion 0,72 rnmr/kgm and flexing at 250 kcs no crack. Sekam padi marupakan sisa hasil penggilingan padi, yang saat ini belum dirnanfaatkan secara optimal. Penggunaan sekam padi saat ini hanya sebatas bahan bakar untuk pembuatan batu bata dan kerupuk. Guna menaikkan nilai tambah dari sekam padi Fakultas Teknologi Pefianian Universitas Gajah Mada mengadakan penelitian pembuatan bahan pengisi karbon dari hasil pembakaran sekarn padi. Guna mengetahui kesesuaian fungsinya maka dilakukan percobaan dengan menggunakan arang sekam padi sebagai bahan pengisi untuk membuat kompon karet khususnya. Sol sepatu. Dalam pembuatan barang karet dalam hal ini sol sepatu diperlukan bahan pengisi yang berfungsi untuk memperbaiki dan meningkatkan sifat fisik/ mekanik barang karet yang dihasilkan seperti tegangan putus, ketahanan sobek dan ketahanan kikis. Selain itu bahan pengisi juga dipergunakan untuk memperbesar volume, menekan harga, meningkatkan kekerasan dan juga sebagai pewama. Carbon black yang digunakan sebagai bahan pengisi barang karet saat ini bahan bakunya berasal dari minyak bumi sehingga persediaannya makin terbatas. Limbah sekam padi jumlahnya cukup melimpah di Indonesia sehingga dapat dimanfaaatkan menjadi bahan pengisi karbon yang dapat berfungsi sebagai penguat. Menurut Morton (1978), efek suatu bahan pengisi dipengaruhi oleh sifat fisik dan kimia yang meliputi ukuran partikel, luas permukaan, struktur dan aktivitas permukaan. Untuk mendapatkan penguatan yang optimum maka partikel-partikel bahan pengisi penguat harus terdirspersi dengan baik dan merata dalam kompon karet. Wagner dalam Franta (1989) menyebutkan bahrva partikel yang kurang dari satu mikron, mempunyai pengaruh terhadap penguatan vulkanisat karet, sedangkan partikel-partikel kasar diatas 5 mikron menurunkan sifat sifat mekanik vulkanisat. Menurut Hofmann (1989) bahan pengisi penguat mempunyai luas permukaan yang dinyatakan dengan nilai BET antara 60-250 m2 lgram. Aktivitas permukaan bahan pengisi berperanan dalam efek penguatan karena terjadinya interaksi antara bahan pengisi dengan karet baik secara fisika maupun kimia dipengaruhi adanya gugus-gugus fungsional pada permukaan bahan pengisi. Tingkat aktivitas bahan pengisi diukur besarnya nilai karet terikat (bound rubber) (Hofmann 1989). Carbon black mempunyai sifat fisik dan kimia yang dianggap mempunyai pengaruh terbesar pada penguatan dan dapat merubah sifat-sifat elastomer dalam berbagai cara dan tingkatan. Carbon black mentpakan elemen karbon berbentuk koloidal yang terdiri alas 90-99%o karbon, sedang
fatcat:p6lcpodlsjgchg42y6ksphf7ze