Analisis Pengaruh Faktor Makroekonomi terhadap Return dan Risk Premium Saham Menggunakan Model Arbitrage Pricing Theory

Elly Zunara, Sri Hartoyo
2016 Jurnal Aplikasi Manajemen  
Stock is one of the most popular monetery market instrument and the alternative interesting investation in capital market because it may given the high return to the investor. The price of stock is fluctuative because the comuditythat is sensitive changeable based on the internal and external factors of a company. There are existence of fluctuations of stock that make the investor focus on expected return levelon the investments made as compensation for the risks to be faced.APT (Arbitrage
more » ... ng Theory) model improved by Stephen A Rose is one of the developerin CAPM (Capital Asset Pricing Theory) to determining the expected return in the market. Some experts claim that APT model is better than CAPM because the price of stock is not only determined by single market index but also by many macroeconomics factors. Based on the explanation above, the researcher will research the return and risk premium in stock exchange of Indonesia using APT model. It will be found the macroeconomic factors that may affectstock return and premium risk in APT Model, such as the level of inflation, Rupiah rate exchange to US dollars, and the price of world oil. Abstrak: Saham merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling popular dan alternatif investasi yang menarik dalam pasar modal karena akan memberikan kemungkinan return yang tinggi kepada investor. Harga saham bersifat fluktuatif karena sifat komoditasnya yang peka terhadap perubahan-perubahan faktor internal maupun faktor eksternal perusahaan. Adanya fluktuasi saham ini menuntut para investor untuk selalu memperhatikan tingkat expected return atas investasi yang telah dilakukan sebagai kompensasi atas risiko yang akan dihadapi. Model APT (Arbitrage Pricing Theory) yang dikembangkan oleh Stephen A Ross merupakan salah satu pengembangan Capital Asset Pricing Theory (CAPM) dalam menentukan expected return di pasar. Oleh beberapa ahli model APT diklaim lebih baik daripada CAPM karena harga saham tidak hanya ditentukan oleh indeks pasar secara tunggal melainkan juga ditentukan oleh banyak faktor makro ekonomi. Berdasarkan uraian di atas, maka akan dilakukan penelitian mengenai return dan premi risiko pada saham di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan model APT. Dalam model APT terdapat beberapa faktor makro ekonomi yang diperkirakan akan mempengaruhi return saham dan premi risiko, di antaranya adalah tingkat inflasi, kurs rupiah terhadap Dollar Amerika dan harga minyak dunia Kata Kunci: APT, surprise faktor makroekonomi, return, premi risiko, expected return
doi:10.18202/jam23026332.14.3.15 fatcat:ylkfbv33zzgptgi7igft5wswcy