EFEKTIVITAS KEMOTERAPI KOMBINASI PAKLITAKSEL-KARBOPLATIN BERDASARKAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR A ( VEGF-A ) SERUM PADA KANKER OVARIUM TIPE EPITEL

Suriani Rosida, Rizal Sanif, Amirah Novaliani, Theodorus Theodorus
2020 Jurnal Kedokteran Kesehatan Universitas Sriwijaya  
Abstrak Kanker ovarium merupakan keganasan ginekologi terbanyak ketiga penyebab kematian perempuan di Indonesia, menempati urutan ke-18 di dunia tahun 2018, histopatologi terbanyak merupakan tipe epitel. Tatalaksana pasien kanker ovarium stadium lanjut terdiri dari kombinasi operasi surgical staging atau sitoreduksi dengan kemoterapi. Penelitian ini akan menilai respons pengobatan pasien kanker ovarium tipe epitel yang menjalani kemoterapi kombinasi paklitaksel-karboplatin di RSUP Dr.Mohammad
more » ... RSUP Dr.Mohammad Hoesin Palembang berdasarkan kadar VEGF-A serum. Penelitian ini merupakan uji klinik acak tanpa pembanding. Sampel penelitian adalah semua pasien kanker ovarium tipe epitel di RSUP Dr.Mohammad Hoesin Palembang yang mendapat kemoterapi pada bulan Desember 2018 sampai dengan Mei 2019 sejumlah 30 pasien. Karakteristik umum subyek penelitian ini yaitu usia terbanyak >48 tahun (53,3%), 20 sampel berdomisili di luar kota (66,7%). Pendidikan terbanyak adalah SMA yaitu 14 orang (46,7%). 21 orang (66,7%) merupakan multipara, stadium terbanyak adalah IIIC (56,7%). Didapatkan penurunan bermakna kadar ca125 sebelum dan setelah kemoterapi (p=0.000). Rerata kadar ca125 sebelum dan setelah kemoterapi adalah 840,60 dan 472,02. Rerata kadar VEGF-A serum sebelum kemoterapi adalah 806,03 dan menurun menjadi 703,5 setelah kemoterapi tetapi tidak bermakna secara statistik (p=0,082). 20 pasien (71,43%) dengan respons kemoterapi positif mengalami penurunan kadar VEGF-A namun tidak bermakna secara statistik (p=0,517). Hasil penelitian didapatkan penurunan kadar VEGF-A pada 70% pasien paska kemoterapi paklitakselkarboplatin 3 seri tetapi tidak bermakna secara statistik. Kadar VEGF-A serum belum efektif untuk menilai respon kemoterapi paklitaksel-karboplatin pada pasien kanker ovarium tipe epitel. Abstract Ovarian cancer is the third most common gynecological malignancy in Indonesia and ranked 18 th worldwide in 2018. Epithelial type is the most common histopathology. Treatment of advanced stage ovarian cancer consists of surgical staging or cytoreduction with chemotherapy. This study aimed to evaluate treatment progress for epithelial ovarian cancer patients undergoing paclitaxel-carboplatin combination chemotherapy in Dr.Mohammad Hoesin Hospital Palembang based on VEGF-A serum level. VEGF-A serum level is expected to be a marker to assess the prognosis of ovarian cancer patients. This study is a randomized uncontrolled clinical trial. Samples included all epithelial ovarian cancer patients in Dr.Mohammad Hoesin Palembang Hospital receiving chemotherapy between period of December 2018 until May 2019 consist of 30 subjects. Most subjects aged >48 years old (53.5%), 20 subjects lived in rural areas (66.7%), 14 subjects high school graduate (46.7%) and 21 subjects multipara (66.7%). Most patients were diagnosed with ovarian cancer stage IIIC (56.7%). A significant decrease of ca125 level was found in epithelial ovarian cancer patients undergoing paclitaxel-carboplatin combination chemotherapy (p=0.000). Mean of ca125 before and after chemotherapy were 840.60 and 472.02, respectively. Mean of serum VEGF-A level before chemotherapy was 806.03, decreasing after chemotherapy to 703.5. However, not statistically significant (p=0.082). 20 subjects (71.43%) with positive response shows decrease of VEGF-A serum level, but not statistically significant (p=0,517). A decrease of VEGF-A level in 70% patients after 3 courses of paclitaxelcarboplatin chemotherapy was not statistically significant. VEGF-A serum level was not effective in evaluation of response to paclitaxel-carboplatin chemotherapy in epithelial ovarian cancer patients.
doi:10.32539/jkk.v7i2.9775 fatcat:c5kgjlucvbfqhdr7qa6nec4ufa