COOPERATIVE LEARNING

Sumber Sebagai, Bahasa Pemerolehan, Kedua, Ketrampilan Asing, Dan Sosial, Akademik Keberhasilan, Rahayu Oleh, Apriliaswati
unpublished
Abstrak: Tulisan ini membahas bagaimana Cooperative Learning (pembelajaran kooperatif) menjadi sumber pemerolehan bahasa Inggris sebagai kedua/asing, ketrampilan sosial dan keberhasilan akademik. Dari berbagai hasil penelitian telah dibuktikan bahwa Cooperative Learning merupakan salah satu alternatif pendekatan pembelajaran yang dapat mengembangkan tidak saja pada kemampuan akademik, dan psikomotor untuk mengembangkan ketrampilan berbahasa namun juga kemampuan affektif yang berhubungan dengan
more » ... etrampilan sosial dalam berinteraksi dengan teman sejawat. Selain itu secara ringkas dibahas bagaimana hubungan cooperative learning dengan teori-teori pemerolehan bahasa kedua/asing, bagaimana prinsip-prinsip cooperative learning dan beberapa teknik serta rencana pembelajaran bahasa Inggris berdasarkan cooperative learning. Kata kunci: Cooperative Learning, second language acquisition. Pendahuluan Memperhatikan tujuan dan esensi pendidikan bahasa Inggris, selayaknya penyelenggaraan pembe-lajaran bahasa Inggris mampu mempersiapkan, membina, dan mem-bentuk kemampuan peserta didik menguasai pengetahuan, sikap, nilai dan ketrampilan dasar yang diperlu-kan bagi kehidupan masyaraka di era globalisasi ini. Untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran bahasa Inggris tersebut harus didukung oleh iklim pembelajaran yang kondusif. Iklim pembelajaran yang dikembangkan oleh guru mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan pembela-jaran dan kegairahan belajar. Kualitas dan keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran. Telah kita ketahui bersama bahwa salah satu mata pelajaran yang belum memuaskan keberhasilannya untuk semua jenjang pendidikan adalah bahasa Inggris. Banyak faktor-faktor penyebab ketidak berhasilan tersebut misalnya kurikulum dan bahan ajar yang belum dirancang secara kontekstual, alokasi waktu yang kurang, lingkungan siswa yang belum mendukung penggunaan bahasa Inggris diluar kelas, serta proses pembelajaran yang kurang menarik. Kesulitan mempelajari baha-sa Inggris yang disebabkan karena pemilihan pembelajaran yang kurang memberikan rasa percaya diri, kemandirian, kenyamanan pada diri siswa karena proses pembelajaran
fatcat:fouhomtgufhzlfcyp2eusczyai