DURASI HUBUNGAN SEKSUAL PRA KONSEPSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI RUMAH SAKIT DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN

Lisda Handayani, Susanti Suhartati
2020 Dinamika kesehatan  
Abstrak Latar Belakang: Penyakit hipertensi dalam kehamilan (Preeklamsia dan Eklamsia) adalah salah satu dari tiga penyebab utama kematian ibu disamping perdarahan dan infeksi. Ada sekitar 85% preeklamsia terjadi pada kehamilan pertama. Durasi hubungan seksual yang pendek lebih sering terjadi pada wanita dengan preeklamsi dibanding dengan kehamilan tanpa komplikasi Tujuan: Mengetahui apakah ada hubungan antara durasi hubungan seksual pra konsepsi dengan kejadian preeklamsi pada ibu primipara di
more » ... RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin primipara yang melahirkan di RSUD H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dengan Teknik accidental sampling sebanyak 30 orang ibu. analisis data menggunakan chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian preeklamsi pada ibu primipara adalah 23,3%, durasi hubungan seksual pra konsepsi paling banyak lebih dari 1 tahun yaitu 56,7%. berdasarkan hasil analisis chi square didapatkan tidak ada hubungan antara durasi hubungan seksual pra konsepsi dengan kejadian preeklamsi pada ibu primipara. hal ini terjadi karena dari 7 orang ibu preeklamsi, 6 diantaranya (85,7%) jarak menikah 2-17 tahun, artinya umur dan penggunaan kontrasepsi mungkin memiliki peran terhadap kejadian tersebut. Abstract Background: Hypertension in pregnancy (Preeclampsia and Eclampsia) is one of the three main causes of maternal death besides bleeding and infection. About 85% of preeclampsia occurs in the first pregnancy. Short duration of sexual intercourse is more common in women with preeclampsia compared to uncomplicated pregnancies Objective: To know relation between duration of sexual intercourse with the incidence of preeclampsia in primiparous mothers in dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin hospital. Method: This study used analytic survey with cross sectional approach. the population is all of primiparous mothers who giving birth at H. Moch Ansari Saleh Hospital Banjarmasin with an accidental sampling technique of 30 mothers. analysis using chi square. Results: The results showed the incidence of preeclampsia in primiparous mothers was 23.3%, the duration of pre-conception of sexual intercourse was at most more than 1 year at 56.7%. based on the results of chi square analysis found no relationship between the duration of sexual intercourse with the incidence of preeclampsia in primiparous mothers. this happened because of 7 preeclampsia mothers, 6 of them (85.7%) were married 2-17 years apart, meaning that age and contraceptive may had a role in the incident.
doi:10.33859/dksm.v11i1.561 fatcat:ozzru2syazegfjwgifrnwrfo2e