IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA SD YANG INTEGRATIF KOMUNIKATIF BERBASIS FOLKLORE LISAN SEBAGAI WUJUD KONSERVASI BUDAYA

Endang Kurniati
2015 Jurnal Penelitian Pendidikan   unpublished
This research objective was to disseminate and to test the effectiveness of the design of integrative communicative Javanese language learning in elementary school based on verbal folklore as a form of cultural conservation. This research used experimental research method. The subjects of this research were elementary school teachers and students in Semarang and Banyumas. The result of this research showed that this learning design was effective. The students' result of study in experimental
more » ... in experimental class was better compared with control class and students' performance in experimental class during the learning process was more active, enthusiastic, and creative. According to the teachers, this learning besides teaching language, art, and culture was also educating character as well. Moreover, this learning was as alternative of Javanese culture preservation. PENDAHULUAN Mata pelajaran bahasa Jawa SD meliputi pembelajaran bahasa, sastra, dan budaya Jawa. Tujuan pembelajaran bahasa Jawa adalah agar siswa dapat berkomunikasi deng-an bahasa Jawa yang santun dan berbudi pe-kerti luhur sesuai budaya Jawa. Di samping itu, pembelajaran bahasa Jawa sebagai wu-jud konservasi budaya. Namun, kenyataan-nya siswa SD kurang dilatih berbahasa Jawa di sekolah karena guru merasa kesulitan membelajarkan bahasa Jawa. Kesulitan guru dalam membelajarkan bahasa Jawa disebab-kan materi ajar mendengarkan dan berbicara bahasa Jawa tidak disediakan di sekolah. Selama ini guru mengajarkan bahasa Jawa hanya menggunakan buku atau LKS. Hal itu hanya cocok untuk pembelajaran mem-baca dan menulis. Selain itu, guru merasa kekurangan waktu untuk membelajarkan keempat keterampilan berbahasa Jawa. Den-gan demikian, pembelajaran bahasa Jawa akan lebih efektif jika dilaksanakan secara integratif komunikatif. Pendekatan komuni-katif merupakan pendekatan yang berland-askan pada pemikiran bahwa kemampuan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran bahasa (Zuchdi dan Budiarsih, 1997:33-34). Pendekatan pembelajaran inte-gratif merupakan pendekatan yang menyatu-kan beberapa aspek ke dalam satu proses. Integratif dapat dilakukan interbidang studi
fatcat:nav2eylx2nfcpexkzddphajyty