Analisis Inkonsistensi Penyajian Laporan Keuangan Pada Perusahaan FOOD YANG GO PUBLIK Dl BURSA EFEK INDONESIA

Yang Go, Publik Di, Bursa Efek, Indonesia, Khoirul Abidin, Khoirul Abidin
unpublished
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah perusahaan Food and Beverage yang go publik menyajikan laporan keuangan secara tidak konsisten. Penelitian ini dilakukan pada penlsahaan manufaktur yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian adalah laporan keuangan tahun 2003 yang disajikan pada tahun 2003 dan 2004, serta laporan keuangan tahun 2004 yang disajikan tahun 2004 dan 2005. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel penelitian ini adalah dengan mengunakan
more » ... h dengan mengunakan metode purposive sampling. Dari hasil analisis perbandingan laporan keuangan terhadap 20 (dua puluh) perusahaan industri "Food and Beverage " yang dapat dilihat pada tabel 4.2, rnalta dapat disimpulkan bahwa hanya sepuluh perusahaan yang menyajikan laporan keuangan secara tidak konsisten. Ketidakkonsistenan dalam menyajikan laporan keuangan pada 10 (sepuluh) perusahaan "Food and Beverage " ini disebabltan karena perubahan PSAK No. 24 (Revisi 2004) tentang "imbalan kerja" dan adanya reltlasifikasi akun agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan tahun 2004 dan laporan keuangan tahun 2005. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Tujuan dari laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang disusun diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bersaina sebagai dasar petnakai laporan keuangan. Laporan keuangan menyediakan informasi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan untuk dasar pembuatan keputusan-keputusan ekonomi. Laporan keuangan 'go public' diperlukan terutama oleh pihak manajemen perusahaan maupun pihak luar perusahaan seperti investor, kreditor, serta calon-calon investor dan kreditor. Pihak luar perusahaan memerlukan informasi keuangan mengenai perusahaan untuk mengambil lteputusan tentang hubungan mereka dengan perusahaan. Pemilik berkepentingan terhadap laporan keuangan untuk menilai kemungkinaan hasil-hasil yang akan dicapai dimasa yang akan datang dan kreditor berltepentingan terhadap laporan keuangan untuk menilai kemampuan perusahaan dalarn mengembalikan pinjaman yang diberikan atau jumlah terutang beserta bunganya pada saat jatuh tempo. Manajemen berkepentingan terhadap laporan keuangan untuk mengukur tingkat biaya dari berbagai kegiatan perusahaan, untuk menentukan keuntungan yang akan diterima oleh perusahaan, serta untuk menilai hasil kerja tiap-*) Staf Pangajar FE Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
fatcat:mi47lumn7neebfpo7rtqnhbzhe