Aplikasi Persamaan Fungsi Kuadrat Dalam Mencari Karakteristik Hubungan Antara Kecepatan Putaran Motor dengan Laju Aliran Air

Bobby Demeianto, Boby Wisely Ziliwu
2020 TESLA Jurnal Teknik Elektro  
Water Treatment Plant called IPA 1 located on Jl. Penjernihan II No.1 Pejompongan is one of the water installations owned by a water treatment company in DKI Jakarta that operates 24 hours non-stop to produce clean water with a capacity of 2500 liters per second (2500 lps). In a Water Treatment Installation (IPA) there is a process of processing and distributing water, to distribute water needs needed auxiliary equipment that is able to supply clean water as needed. In water supply applications
more » ... supply applications at water treatment plants (IPA), the need for clean water, especially in the capital city of DKI Jakarta, is increasingly increasing, making the pump's performance even greater in its distribution so that it often ignores the amount of energy used in producing and distributing clean water. Testing a distribution pump is needed to determine the working characteristics of a pump. One of the variables tested to determine the pump's working characteristics in terms of electricity is to test the relationship between the motor rotation speed used (RPM) and the flow rate of water generated from the pump (liters / second). It can be seen that if the electric motor used to rotate the pump works in a low rotation, then the electric power used will be low and vice versa. One obstacle that may be faced when we are going to do a test to find out the motor rotation characteristics with the flow rate of water, especially in a water treatment plant in Jakarta is that the distribution of water to the public should not be interrupted when we do the testing, so the data obtained will be difficult to obtain completely, especially when the motor rotates at low speed. One approach that can be taken to look for values that are not measurable is to use polynomial regression. The purpose of this study is to look for variables that cannot be measured at the time of the test, especially the water speed rate variable at each motor rotation change which is regulated by Variable Speed Drive (VSD) on motor pumps number two, three, and four using formula obtained from the coefficients of the polynomial regression method. One formula produced by this polynomial regression is Q = 0.0005 N2 - 0.2231 N - 14.101, with an R2 value of 99.79%, where Q is the water flow rate (liters / second) and N is the motor rotation speed (RPM) ).ABSTRAKInstalasi Pengolahan Air IPA 1 yang berlokasi di Jl. Penjernihan II No.1 Pejompongan merupakan salah satu instalasi air yang dimiliki sebuah perusahaan pengolahan air di DKI Jakarta yang beroperasi selama 24 jam non stop untuk menghasilkan air bersih dengan kapasitas 2500 liter per detik (2500 lps). Pada suatu Instalasi Pengolahan Air ( IPA ) terdapat proses pengolahan dan pendistribusian air, untuk mendistribusikan kebutuhan air dibutuhkan peralatan bantu yang mampu menyuplai air bersih sesuai dengan yang dibutuhkan. Dalam aplikasi penyuplaian air pada instalasi pengolahan air (IPA), kebutuhan air bersih khususnya di daerah ibu kota DKI Jakarta semakin lama semakin meningkat membuat kinerja pompa semakin besar dalam pendistribusiannya sehingga sering mengabaikan besarnya energi yang di pakai dalam menghasilkan dan mendistribusikan air bersih. Pengujian suatu pompa distribusi diperlukan untuk mengetahui karakteristik kerja dari suatu pompa tersebut. Salah satu variable yang diuji untuk mengetahui karakteristik kerja pompa tersebut dalam hal kelistrikannya adalah dengan menguji karakteristik hubungan kecepatan putaran motor yang digunakan ( RPM ) dengan laju aliran air yang dihasilkan dari pompa tersebut ( liter / detik ). Dapat diketahui bahwa apabila motor listrik yang dipakai untuk memutar pompa bekerja dalam putaran yang rendah, maka daya listrik yang dipakai pun akan rendah begitu pula sebaliknya. Salah satu kendala yang mungkin dihadapi pada saat kita akan melakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik putaran motor dengan laju aliran air khususnya pada suatu instalasi pengolahan air di Jakarta adalah distribusi air kepada masyarakat tidak boleh terganggu pada saat kita melakukan pengujian, sehingga data yang diperoleh akan sulit didapatkan secara lengkap khususnya pada saat motor berputar pada putaran rendah. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencari nilai-nilai yang tidak terukur tersebut adalah dengan menggunakan regresi polynomial. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari variable-variabel yang tidak dapat terukur pada saat dilakukannya pengujian, khususnya variabel laju kecepatan air pada setiap perubahan putaran motor yang diatur oleh Variable Speed Drive ( VSD ) pada motor-pompa nomor dua, tiga, dan empat dengan menggunakan rumus yang didapatkan dari koefisien-koefisien metode regresi polynomial. Salah satu rumus yang dihasilkan dengan regresi polynomial ini adalah Q = 0.0005 N2 – 0.2231 N – 14.101, dengan nilai R2 sebesar 99,79 %, dimana variable Q merupakan laju aliran air ( liter / detik ) dan variable N merupakan kecepatan putaran motor ( RPM ).
doi:10.24912/tesla.v21i2.7227 fatcat:2hxufexdsfaibngijadpdq27tu