Implementasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Perspektif Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Pondok Al Mawadah Kudus

Khoirun Alan Nauri, Noor Fatmawati
2022 ASANKA Journal of Social Science And Education  
ABSTRAKImplementasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Perspektif Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Pesantren Al Mawadah Kudus: Penarapan dan penghayatan terhadap Gusjigang sering digaungkan dalam ceramah tetapi dalam pendidikan yang dituntut sesuai dengan kebutuhan kurikulum maka perlu adanya penerapan dalam lingkup Pendidikan Pesantren. Santri yang bagus pintar mengaji dan berdagang. Pendidikan pesantren umumnya masih dianggap hanya seputar ngaji, ternyata lebih dari duduk dan
more » ... . Santri mepraktekkan kehidupan bersosial sehari hari berlandaskan kearifan lokal yaitu dituntut melaksanakan bagus, ngaji, dan berdagang sesuai dengan kebutuhan era modern dalam lingkup pesantren agar stigma tersebut mengalami pergesran menuju kepeningkatan kualitas santri. Terlebih dalam penanggulangan dan mitigasi efek pandemi maka penting dilaksanakan penyelidakan tentang eksistensi pelaksanaan kearifan lokal Gusjigang. Dengan mewawancarai santri dan pengurus pesantren serta mengamati keadaan pesantren yang dekat dengan permukiman masyarakat secara berkala, kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif maka diperoleh informasi kaitannya selaras dengan sudut pandang Ilmu Pengetahuan Sosial yang memadukan ilmu ilmu sosial seperti sejarah, antropologi, demografi, ekonomi dan kewirausahaan. Tujuan penulisan ini menyatakan Pertama memuat cara pendidikan pesantren dalam memunculkan ciri khas sebagai memperkuat produk santri, kedua cara bagaimana pesantren Al Mawadah dalam menghayati Gusjigang, sebagai nafas dalam melakukan kependidikan meliputi aspek Spiritualitas, dan Ekonomi. Ketiga kebermanfaatan dan kebermaknaan pembelajaran ala santri sebagai bahan ajar dan pijakan dalam keseharian. Relevansi karakter Gusjigang yang dipegang teguh dengan penyesuaian zaman ABSTRACT An Implementation of Gusjigang Local Wisdom in the Perspective of Social Science Learning at Pesantren Al Mawadah Kudus: The absorption and passion for Gusjigang is often echoed in lectures but in education that is required in accordance with curriculum needs, it is necessary to apply it within the scope of Pesantren Education. Good students (Santri) are good (bagus) at studying(ngaji) and trading (dagang). Boarding school education is generally still considered only about paying, it turns out that it is more than sitting and listening. Students(Santri) practice daily social life based on local wisdom, namely being required to carry out good, paycheck, and trade in accordance with the needs of the modern era within the scope of pesantren so that the stigma is shifted towards improving the quality of students. Especially in overcoming and mitigating the effects of the pandemic, it is important to carry out an investigation about the existence of the implementation of Gusjigang's local wisdom. By interviewing students and pesantren administrators and observing the situation of pesantren that are close to community settlements periodically, then analyzed with a qualitative descriptive approach, information is obtained in relation to the point of view of Social Sciences that combines social sciences such as history, anthropology, demography, economics and entrepreneurship. The purpose of this paper; Firstly contains the way of pesantren education in bringing out characteristics as strengthening student products, secondly the way how Al Mawadah pesantren in living Gusjigang, as a breath in conducting education covering aspects of Spirituality, and Economics. Third, the usefulness and meaningfulness of student-style learning as teaching material and foothold in everyday life. The relevance of Gusjigang's character is firmly held to the adjustment of the times.
doi:10.21154/asanka.v3i2.4671 fatcat:urgk57g73vcpzlpt4tgbisbktm