PERILAKU KOMUNIKASI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS KERJA SEBAGAI ABDI NEGARA DAN ABDI MASYARAKAT

Erliana Hasan
2020 Jurnal Tatapamong  
Perilaku individu merupakan deskripsi dari kepribadian yang dalam implementasinya tidak terlepas dari pengaruh lingkungan dan system yang yang berlaku. Demikian juga kondisi yang melingkupi aparatur sipil negara Berbeda halnya dengan komunikasi yang berlandaskan kepada proses penyampaian isi pikiran dan isi perasaan dari seseorang kepada orang di luar dirinya, dan penyampaian tersebut dipengaruhi oleh kondisi hati dan pikiran seseorang. Bertolak dari konsep perilaku komunikasi yang dikemukakan
more » ... i yang dikemukakan oleh Emmert: (1) pribadi; (2) lingkungan fisik dan non fisik; (3) situasi yaitu keadaan yang memungkinkan terjadinya hubungan antara pribadi dengan lingkungan. Metode yang digunakan adalah explanatory survey sebagai upaya menghimpun informasi dari informan yang memberikan jawab rasional dalam menjelaskan masalah yang menjadi focus penelitian yaitu perilaku kiomunikasi yang dikaitkan dengan kualitas profesionalitas kerja Aparatur Sipil Negara. Hasil analisis perilaku komunikasi ASN terkesan; (1) perilaku komunikasi kurang komunikatif, intensitas komunikasi masih rendah; (2)lingkungan kerja kurang kondusif dan; (3) situasi komunikasi yang kurang komunikatif. Di sisi lain Profesionalitas ASN terkait dengan; (1) akuntabilitas; (2) sikap proaktif; (3) cinta pekerjaan; (4) loyalitas; (5) tunduk pada nilai-nilai etis; (6) mau belajar dari kesalahan; (7) jujur. Kesemua item tersebut.masih lemah pada komponen kualifikasi, kompetensi dan integritas dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat masih rendah dan perlu ditingkatkan secara berkesinambungan dan komprehensif. Kesimpulan hasil penelitian mengindikasikan bahwa; perilaku komunikasi Aparatur Sipil Negara memberikan pengaruh positif kepada profesionalitas kerja ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, ketika factor-faktor berikut menjadi konsep pemerintah, yaitu;(1). Prilaku yang akuntabel (2) lingkungan kerja signifikan dengan profesionalitas kerja dan; (3) situasi komunikasi yang kondusif sangat signifikan dalam meningkatkan kualitas profesionalitas kerja aparatur sipil negara.
doi:10.33701/jurnaltatapamong.v1i1.1140 fatcat:h2jebatlvzelzpisr2utkvf3ri