Upaya Penerapan Model Pembelajaran JIGSAW untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geografi pada Materi Dinamika Hidrosfer Kelas X.3 SMA Negeri 1 Kademangan Kabupaten Blitar

Tiya Yuda Hananingsih, Ach. Amirudin, Juarti Juarti
2018 Jurnal Pendidikan Geografi  
Abstrak: Kemampuan siswa untuk belajar geografi berhubungan langsung dengan pemahaman mengenai konsepkonsep dan prinsip-prinsip yang ada dalam mata pelajaran geografi. JIGSAW merupakan salah satu model pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk belajar dengan cara berkelompok. Model pembelajaran ini dapat membantu siswa untuk memahami suatu konsep maupun materi pelajaran.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geografi siswa pada materi dinamika
more » ... .Subjek penelitian adalah siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kademangan dengan jumlah siswa 30.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan selama dua siklus, setiap siklusnya dilakukan dalam dua kali pertemuan.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh peningkatan pemahaman konsep geografi siswa melalui penerapan model pembelajaran JIGSAW. Peningkatan pemahaman siswa dari rata-rata pemahaman awal sebelum tindakan sebesar 72,22, meningkat sebanyak 2,68%, sehingga rata-ratanya menjadi 74,16 pada siklus I. Dari siklus I ke siklus II rata-rata pemahaman konsep meningkat sebanyak 6,29%, sehingga rata-ratanya menjadi 78,83. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu tidak semua siswa cocok belajar dengan penerapan model pembelajaran JIGSAW.Jadi untuk membuat siswa selalu aktif dan antusias di setiap kegiatan belajar diperlukan variasi model pembelajaran. Kata kunci: Pemahaman konsep geografi; model pembelajaran JIGSAW PENDAHULUAN Pendidikan masih didominasi oleh pandangan bahwa pembelajaran masih berfokus pada guru sebagai sumber utama belajar dan materi pembelajaran adalah kewajiban yang harus mereka hafalkan.Untuk itu, diperlukan sebuah strategi baru yang memberdayakan siswa.Sebuah strategi belajar yang tidak mengharuskan siswa menghafal, tetapi mendorong siswa untuk mamahami semua materi pembelajaran yang mereka pelajari.Proses pembelajaran diharapkan adanya aktivitas siswa, yaitu siswa mampu mengungkapkan
doi:10.17977/um017v23i12018p062 fatcat:dh4xixny75dqdlj3h6wqjs2ciq