Evaluasi Rekurensi Laparoskopi-assisted Ligasi Ekstraperitoneal dengan Penggunaan IV Catheher 18G pada Pengobatan Hernia Inguinalis Anak

Septry Larissa, Jon Efendi, Budi Pratama Afnoyan
2020 Jurnal Kesehatan  
Treatment of pediatric inguinal hernia can be done with conventional and laparoscopy methods. Laparoscopic percutaneous extraperitoneal ligation closes the internal inguinal ring by making sutures that are knotted by the extraperitoneum and implanted in the subcutaneous tissue. The rate of recurrence and postoperative complications are still a major concern. Division of pediatric surgery at Dr. M.Djamil Hospital Padang made modifications using an 18G intravenous catheter that was bent to form
more » ... was bent to form an angle of 100-150. This study aims to determine the success of laparoscopic herniotomy with modification performed by recurrence rate. This study is a retrospective analytic design method. Data was taken from the medical record status of pediatric inguinal hernia patients undergoing laparoscopic herniotomy at RSUP Dr. M.Djamil Padang from January 2018 -December 2019. Data were analyzed by crosstabulation using the Fisher test. Recurrence was seen in 7,4% of patients (5/68 patients). Three cases in boys and 2 cases in girls. Two cases in the age group ≤1 year and 3 cases in the age group >1 year. One case in the weight group ≤10 kg and 4 cases in the bodyweight >10 kg. Three recurrent cases appeared on the right side and 2 cases on the left side. There were no differences in the incidence of recurrence after laparoscopic-assisted extraperitoneal ligation with intravenous catheter 18G as needle puncture according to age, sex, body weight, and location of the hernia. Kata kunci: Laparoskopi-assisted; IV Catheter; Hernia Inguinalis Anak; Rekuren. Pengobatan hernia inguinalis anak dapat dilakukan dengan metode konvensional dan laparoskopi. Teknik laparoskopi perkutaneus ligasi ekstraperitoneum menutup cincin inguinal interna dengan membuat jahitan yang disimpul ekstraperitoneum dan ditanam dijaringan subkutan. Angka rekurensi dan komplikasi pasca operatif masih menjadi perhatian utama. Divisi bedah anak RSUP Dr. M.Djamil melakukan modifikasi dengan menggunakan kateter intravena 18G yang dibengkokkan membentuk sudut 10 0 -15 0 . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka keberhasilan tindakan laparoskopi herniotomi dengan modifikasi yang dilakukan dengan menilai dari rekurensi. Penelitian ini merupakan studi analitik retrospektif. Data diambil dari status rekam medis pasien hernia inguinalis anak yang menjalani tindakan laparoskopi herniotomi di RSUP Dr. M.Djamil Padang dari Januari 2018-Desember 2019. Data dianalisis dengan crosstabulasi dengan menggunakan Fisher test. Dari sampel 68 orang, didapatkan kasus rekuren pada 5 pasien (7,4%). Tiga kasus pada anak laki-laki dan 2 kasus pada anak perempuan. 2 kasus pada kelompok usia ≤1 tahun dan 3 kasus pada kelompok usia >1 tahun. Satu kasus pada kelompok berat badan ≤10 kg dan 4 kasus pada kelompok berat badan >10 kg. Tiga kasus rekuren muncul pada sisi kanan dan 2 kasus pada sisi kiri. Tidak terdapat perbedaan bermakna kejadian rekurensi pasca tindakan laparoskopiassisted ligasi ekstraperitoneum dengan menggunakan intravenous catheher 18G sebagai needle puncture berdasarkan usia, jenis kelamin, berat badan dan lokasi hernia.
doi:10.26630/jk.v11i3.2205 fatcat:xixaavlatrgrnbagp6ewqntpiu