KARAKTRISTIK PEMBEBABAN GENERATOR SINKRON 3 FASA, 1Kw, 380Volt, 50 HZ DENGAN RHEOSTAT KAWAT NIKELIN KANTHAL N-80 SKALA LABORATORIUM

Budiyanto, Prian Gagani, Faisal Nays, Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah, Jakarta Jl, Cempaka Putih, Tengah, Jakarta Pusat
unpublished
Abstrak Rheostat adalah alat yang di gunakan untuk pembebanan saat pengujian-pengujian sirkuit dengan sistem resistansi. Rheostat mempunyai fariasi daya mulai dari daya yang kecil sampai daya yang besar. Rheostat di buat dengan menggunakan belitan kawat nikelin yang di belitkan pada sebuah isolator berbentuk lingkaran ataupun bisa juga kotak persegi panjang. Dengan wiper geser rheostat dapat di seting resistanya sesuai dengan yang di butuhkan. Rheostat dapat dibuat dengan gulungan kawat
more » ... ungan kawat resistansi yang di belitkan pada isolator tahan panas yang di pegang dengan suatu logam berbentuk silinder. Penelitian ini menggunakan genertor 3 Fasa ,1kW 380 Volt 50 HZ, dengan beban rheostat dengan nilai resistansi sebesar 50-500 Ohm, dengan arus maksimal 2 A dari kawat belitan nikelin kanthal N-80, dengan tegangan masing-masing fasa sebesar 220 Volt. Kata kunci: Rheostat, nikelin, resistansi, generator sinkron 1. PENDAHULUAN Seiring dengan kebutuhan energi listrik pada setiap sektor, maka pencatu daya listrik tidak boleh terputus. Pengunaann genset juga diperlukan baik sebagai pencatu daya listrik utama maupun sebagai pencatu daya listrik cadangan. Sebelum genset dipasang di perumahan, industri maupun perkantoran, maka pengujian generator pada genset dilakukan baik pengujian tanpa beban, berbeban dan pengujian hubung singkat dilakukan. Rheostat sebagai alat uji pembebanan pada generator agar kinerja generator dapat terukur sesuai kemampunanya, sehinga kualitas daya yang akan di distribusikan ke beban sesuai dengan kapasitas name plate yang ada. Rheostat dibuat dari kawat resistif yang dililitkan untuk membentuk koil dengan penyapu yang bergerak diatas toroid untuk menyentuh koil dari satu lilitan ke lilitan lainya agar mendapatkan nilai resistansi yang ditentukan. Rheostat ini terdapat tiga terminal dalam satu belitan, dimana pada belitan tengahnya dikelurkan sebagai titik referensi yang digunakan sebagai resistor tidak tetap dan dua terminal untuk keluaran pada satu belitan. Rheostat itu pada dasarnya hampir sama dengan potensiometer, dimana dapat digunakan sebagai starting motor atau pengaturan eksitasi pada generator dengan mengatur nilai resistansi. Ada dua jenis rheostat yaitu tipe putar dan tipe geser, Gambar 1 memperlihatkan rheostat tipe putar, sedangkan Gambar 2 merupakan tipe geser. Rheostat juga diperlukan sebagai alat uji pembebanan pada generator sinkron tiga fasa pada skala laboratorium.
fatcat:efwnsfetujbpjjadlxjhwrlbly