IbM) Kelompok Usaha Nata De Coco dan Syrup di Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang Jurnal Abdimas Volume 1 Nomor 2

Dihin Septyanto, Sudarwan, Sugiyanto, Fakultas Ekonomi
2015 unpublished
Abstrak Kecamatan Sukamulya merupakan daerah yang berpotensi sebagai penghasil kelapa yang dimanfaatkan untuk konsumsi makanan sehari-hari dan industri rumah tangga (home industry) yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.Misalnya, produk olahan nata de coco, gula nira, syrup ataupun kecap. Pembuatan nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira masih dilakukan secara sederhana, dilakukan secara terbatas dengan skala ekonomi kecil, serta dengan proses pemasaran yang masih sangat sederhana tanpa
more » ... at sederhana tanpa mengembangkan pola perencanaan usaha, pola produksi, dan pola pemasarannya lebih jauh lagi. Implikasinya menyebabkan kesalahan usaha dalam proses input; proses produksi; serta output/ pemasaran produk nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat pada home industry kelompok usaha nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang adalah meningkatkan ketrampilan dalam peren-canaan usaha, pengembangan usaha, proses produksi, promosi produk, akuntansi biaya, akuntansi keuangan, dan perpajakan yang berguna untuk pengembangan usaha nata de coco, syrup, kecap, dan gula nira di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Metoda pengab-dian masyarakat ini dilakukan dengan Pendekatan action dan quality awareness serta rapid rural appraisal (RRA). Bentuk kegiatan tersebut adalahsosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan pengelola industri rumah tangga melalui pemberian ceramah/ pelatihan, pendam-pingan, dan demonstrasi kepada kelompok usaha kecil dalam mengatasi masalah peren-canaan danpengembangan usaha, penentuan harga jual, pengelolaan keuangan, akuntansi, serta aspek perpajakan. Target khusus dari pengabdian masyarakat pada kelompok usaha kecil dan menengah tersebut adalah terbentuknya panduan prosedur perencanaan dan pengembangan usaha, terbentuknya panduan manual prosedur sistem akuntansi akuntansi biaya untuk penentuan unit cost produk, terbentuknya metode penentuan harga jual produk, terbentuknya metode alokasi biaya produksi, terciptanya laporan keuangan home industry berdasarkan SAK ETAP, terciptanya sistem pelaporan perpajakan yang baik dan benar menurut self assesment, serta dilakukan diseminasi dan publikasi hasil pengabdian masyarakat dalam Jurnal Ilmiah Nasional, yaitu Jurnal Ekonomi Universitas Esa Unggul atau Majalah Ilmiah Widya Kopertis Wilayah 3. Kata kunci: perencanaan usaha, pengembangan usaha, promosi Pendahuluan Sukamulya merupakan salah satu keca-matan yang berada pada kawasan Balaraja di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Keca-matan ini memberikan pemandangan indah melalui gambaran sawah, kebun, dan tegalan. Disamping itu, pemandangan tersebut di-lengkapi dengan fasilitas sosial berupa jembatan dan irigasi sepanjang 1,1 kilometer yang dapat dicapai secara mudah melalui jalan beton baru sepanjang 270 meter. Sampai saat ini, irigasi tersebut mampu mengairi 40 hektar sawah yang digarap oleh sekitar sekitar 250 petani padi. Kecamatan Sukamulya tersebut terdiri dari 8 desa serta mempunyai jumlah penduduk sebesar 55.339 jiwa dari 5.123 rumah tangga. Pro-sentase 37% dari jumlah rumah tangga termasuk dalam kategori rumah tangga miskin. Penduduk desa ini rata-rata tergolong berpendidikan rendah, dengan mata pencaharian utama bertani, industrirumah tangga (home industry), pe-dagang kecil, serta buruh tani. Sehingga me-mungkinkan produk yang diunggulkan adalah hasil pertanian berupa jagung dan padi (PNPM, 2012). Sedangkan para remaja yang sudah putus sekolah umumnya lebih senang berurbanisasi ke
fatcat:yc3soah34jcz3fx7wv5s7pcshu