KONSEP AKAD MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH (ANALISA KRITIS TERHADAP APLIKASI KONSEP AKAD MURABAHAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA)

Bagya Agung Prabowo
2009 JURNAL HUKUM IUS QUIA IUSTUM  
Pendahuluan Pertumbuhan bank syariah di Indonesia saat ini sangat pesat, seiring dengan tumbuhnya pemahaman masyarakat bahwa bunga (interest) dan modal yang hasilnya telah ditentukan di muka (predetermined return) adalah merupakan riba yang dilarang oleh syariah Islam. Atas dasar pemahaman seperti ini, maka sejak tahun 1950, telah banyak para cendikiawan muslim dan teoritisi ekonomi Islam yang menghendaki keberadaan bank yang terbebas dari bunga atau riba (Interest free banking). 1 Lembaga
more » ... ng). 1 Lembaga perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan di Indonesia dijelaskan menurut Abstract There are significant differences in the practice of murabahah scheme between Indonesia and Malaysia. The most distinct feature between them is in the adoption of bai' ail-inah in Malaysia wich is not applicable in Indonesia. National Shariah Council of Indonesia condemns such contract as fraudelent, and hence is fobidden to apply. Here, the contract is designated to be two folds, namely from the bank to customers and from the customers to the bank. Clearly, this a disguised riba. In respect to the fiduciary security (dhaman), there is no difference between the both countries. The reasons for the adoption of the security is for the sake of prudentiality in financing disbursed to the customers.
doi:10.20885/iustum.vol16.iss1.art7 fatcat:kgdqcz5tkbbtphjvpjmdhittri