HUBUNGAN EVALUASI AKREDITASI DAN IKLIM ORGANISASI DENGAN MOTIVASI DAN KINERJA GURU DI KECAMATAN SINTANG

Usman Adi
2018 JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan  
Kinerja guru merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas pendidikan dasar, Terdapat dua faktor yang mempengaruhi kinerja guru, yaitu faktor internal motivasi dan faktor dari ekternal yaitu iklim organiasasi dan evaluasi akreditasi. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan evaluasi akreditasi (X1) dan iklim organisasi (X2), dengan motivasi (X3) dan kinerja guru (Y). Penelitian ini dilakukan di sekolah
more » ... akukan di sekolah dasar Kecamatan Sintang dengan populasi berjumlah 700 dengan jumlah sampel 255 guru, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian menggunakan instrumen angket, kemudian teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis jalur menggunakan bantuan aplikasi komputer SPSS 16.0 for Windows.Hasil penelitian adalah sebagai berikut; (1) evaluasi akreditasi di sekolah dasar Kecamatan Sintang termasuk dalam kategori baik dengan rata – rata 140,43; (2) iklim organisasi di sekolah dasar Kecamatan Sintang termasuk dalam kriteria baik dengan rata-rata 54,96; (3) motivasi guru di sekolah dasar Kecamatan Sintang termasuk dalam kriteria tinggi dengan nilai rata-rata 51,77; (4) kinerja guru di sekolah dasar Kecamatan Sintang termasuk dalam kriteria sangat baik dengan nilai rata-rata 93,95; (5) terdapat hubungan langsung evaluasi akreditasi dengan kinerja guru di sekolah dengan nilai koefisien jalur 0,299; (6) terdapat hubungan tidak langsung evaluasi akreditasi dengan kerja melalui motivasi guru di sekolah dengan nilai koefisien jalur 0,165, serta hubungan total sebesar 0,394; (7) tidak terdapat hubungan langsung iklim organisasi dengan kinerja guru di sekolah dengan nilai koefisien jalur terbesar 0,012; (8) terdapat hubungan tidak langsung iklim organisasi sekolah dengan kinerja melalui motivasi guru di sekolah dengan nilai koefisien jalur 0,218, serta hubungan totalnya adalah 0,23; (9) terdapat hubungan langsung motivasi dengan kinerja guru di sekolah dengan nilai koefisien jalur 0,470.Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang diajukan adalah sebagai berikut; (1) bagi Assesor Badan Akreditasi Nasional SD/MI, Hendaknya Assesor Badan Akreditasi SD/MI mempertahankan evaluasi akreditasi serta lebih menyempurnakan lagi instrumen penilaian akreditasi tersebut; (2) bagi kepala sekolah dasar, sebaiknya kepala sekolah memahami setiap tahapan akreditasi, kemudian memberikan fasilitas, motivasi dan supervisi kepada guru untuk terus meningkatkan kinerjanya; (3) bagi guru sekolah dasar, hendaknya guru selalu memiliki motivasi untuk bekerja dengan baik, selalu mencari sumber belajar untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki sehingga kualitas pembelajaran akan meningkat; (4) bagi peneliti lainnya, sebaiknya bagi para peneliti yang akan melakukan penelitian tentang faktor yang mempengaruhi kinerja guru menambahkan variabel lain yang belum diteliti seperti pemberian reward atau punishment untuk meningkatkan kinerja guru, serta melakukan penelitian dalam lingkup yang lebih luas. Kata kunci:Evaluasi Akreditasi, Organisasi, Motivasi, Kinerja guru.
doi:10.31932/jpk.v3i2.256 fatcat:7cwxk246jfbibgaxjqei4m2u4q