Strategi Pengembangan Ternak Kerbau Di Kabupaten Manggarai Barat

Rustam Ahmad, Maria Yusintha Luruk, Ulrikus R Lole
2020 JURNAL AGRIBISNIS TERPADU  
ABSTRAK Ternak kerbau memiliki peranan yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat, baik sebagai ternak kerja maupun sebagai ternak sosial budaya seperti untuk acara kematian dan perkawinan. Namun dukungan pemerintah dalam pengembangan ternak kerbau sangat rendah, sehingga peningkatan populasi ternak kerbau fluktuasi. Kondisi ini diperparah dengan ketersedian pejantan dan pola pemeliharaan ternak kerbau masih tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan
more » ... ategi dan program prioritas dalam rangka pengembangan ternak kerbau. Penelitian ini menggunakan metode SWOT dan AHP untuk merumuskan strategi dan menentukan strategi dan program prioritas. Penelitian ini menggunakan metode survei dan penarikan sampel secara purposive sampling dengan kriteria jumlah kepemilikan ternak kerbau paling sedikit lima ekor, pernah menjual ternak dalam tiga tahun terakhir, dan memiliki betina produktif. Melalui hasil analisis SWOT dan AHP strategi dalam pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Manggrai Barat yaitu meningkatkan produksi dan produktivitas ternak kerbau menjadi prioritas utama, meningkatkan keterampilan sumberdaya manusia dan penguatan kelembagaan peternakan prioritas kedua, mengoptimalkan ketersedian padang penggembalaan dan limbah pertanian priotitas ketiga, dan meningkatkan sinergi lembaga penunjang prioritas keempat.Program prioritas dalam rangka pengembangan ternak kerbau adalah penguatan kelembagaan peternakan dengan bobot 0.1481, peningkatan keterampilan sumberdaya manusia dengan bobot 0.1410, program penyediaan pejantan unggul dengan bobot 0.1376, pemetaan dan revitalisasi padang penggembalaan dengan bobot 0.1256, penyediaan pakan ternak dengan bobot 0.1069, penerapan teknologi pengolahan pakan dengan bobot 0.0951, peningkatan pemanfaatan lembaga keuangan dengan bobot 0.0705, pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak ruminansia dengan bobot 0.0651, meningkatkan sinergisitas dunia pengguruan tinggi dengan dunia peternakan dengan bobot 0.0585, pembangunan sarana dan infrastruktur penunjang dengan bobot 0.0469. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat diharapkan mengagendakan secara sinergis sekaligus melaksanakannya, sehingga kebijakan pengembangan ternak kerbau tepat sasaran dan dapat meningkatkan populasi ternak kerbau sehingga akan bermuara pada kemanjuan dan peningkatan kesejahtraan peternak kerbau. Kata Kunci: Analisis SWOT dan AHP, Strategi dan Program Prioritas Pengembangan Ternak Kerbau ABSTRACT Buffalo has a huge role in community life in West Manggarai Regency, both as working and as socio-cultural livestock such as for deaths and marriages. However, government support in the development of buffalo is meager, increasing buffalo population fluctuations. This condition exacerbated by the availability of males and buffalo breeding patterns is still traditional. This study aims to formulate priority strategies and programs in the context of buffalo development. This study uses the SWOT and AHP methods to formulate strategy and determine priority strategies and programs. This study uses survey methods, and sampling by purposive sampling with criteria for the number of buffalo livestock ownership of at least five has sold buffalo in the last three years and has a productive female. Through the results of the SWOT and AHP analysis strategies in the development of buffalo in Manggarai Barat District, increasing buffalo production and productivity are top priorities, improving human resource skills and institutional strengthening of second priority farms, optimizing the availability of pasture fields and third-priority agricultural waste, and increasing synergy fourth priority supporting institutions. Priority programs in the context of developing buffalo are strengthening institutional livestock with a weight of 0.1481, improving human resource skills with a load of 0.1410, providing a superior male program with a weight of 0.1376, mapping and revitalization of pasture fields with a weight of 0.1256, supplying animal feed with a load of 0.1069, applying processing technology feed with a weight of 0.0951, increased use of financial institutions with a weight of 0.0705, prevention and control of ruminant livestock diseases with a load of 0.0651, increase the synergy of the world of high poaching with the world of animal husbandry with a weight of 0.0585, construction of supporting facilities and infrastructure with a load of 0.0469. The Government of West Manggarai Regency expected to schedule synergistically as well as implement it; so that the buffalo development policy is right on target and can increase the buffalo population so that it will lead to the progress and improvement of the welfare of buffalo ranchers. Keyword: Buffalo, SWOT analysis and AHP, strategy and priority program of the development.
doi:10.33512/jat.v13i2.9868 fatcat:mqedcyod4bhypnhmisr6gywh5q