### ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII MTS NEGERI SUNGAI TONANG

Zulfah Fakultas, Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan, Tuanku Tambusai, Jl Tuanku, Tambusai No
2017 Journal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika   unpublished
Linear equations of two variables is a matter that must be studied and understood in order to be able to easily resolve issues relating to the system of linear equations in two variables studied yangmana class VIII SMP / MTs. At this time, there are learners who are able to determine the completion of the two equations given, either using the method of substitution, elimination, or through the graph. But if the problem is given in the form of a story about the learners will be overwhelmed in
more » ... e overwhelmed in turning the matter into the equation in order to be able to look for a solution. Learners do not understand that each of the variables in the equation have meaning. Therefore, the researchers are interested in doing research entitled "Error Analysis Students Matter Linear Equations In Two Variables MTs Tonang River". The method in this research is descriptive qualitative and quantitative desriptif. Descriptive qualitative that describe kesalaha-mistakes made by learners using words. While the quantitative descriptive is describing big mistakes do learners using numbers. Based on the results it can be concluded that the most common mistake made learners in solving linear equations of two variables is the fault principle followed by misconceptions and errors skills. Abstrak Persamaan linear dua variabel merupakan materi yang wajib dipelajari dan dipahami agar dapat dengan mudah menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel yangmana dipelajari di kelas VIII SMP/MTs. Pada saat ini, terdapat peserta didik yang dapat menentukan penyelesaian dari dua persamaan matematika yang diberikan, baik menggunakan metode substitusi, eliminasi, maupun melalui grafik. Namun jika permasalahan yang diberikan dalam bentuk soal cerita maka peserta didik akan kewalahan dalam mengubah soal tersebut menjadi beberapa persamaan guna dapat dicarikan penyelesaiannya. Peserta didik tidak memahami bahwasanya setiap variabel dalam persamaan memiliki makna. Oleh sebab itu maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul "Analisis Kesalahan Peserta Didik Pada Materi Persamaan Linear Dua Variabel MTs Negeri Sungai Tonang". Metode pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan desriptif kuantitatif. Deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kesalaha-kesalahan yang dilakukan peserta didik dengan menggunakan kata-kata. Sedangkan deskriptif kuantitatif yaitu menggambarkan besar kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik dengan menggunakan angka. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan Persamaan linear dua variabel adalah kesalahan prinsip diikuti kesalahan konsep dan kesalahan keterampilan.