ANALISIS AWAN HUJAN PADA SAAT BANJIR DKI DENGAN C-BAND RADAR

Findy Renggono
2013 Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca  
IntisariBanjir besar kembali melanda ibukota Jakarta pada tanggal 17 Januari 2013. Hujan yang deras sejak tanggal 12 Januari 2013 di wilayah Jabodetabek menyebabkan banjir kembali melanda wilayah Jakarta. Banyaknya genangan juga menimbulkan kemacetan yang luar biasa yang kemudian menyebabkan lumpuhnya aktifitas ekonomi. Banjir ini disebut-sebut sebagai yang terburuk setelah banjir tahun 2007. BMKG melaporkan bahwa hujan ekstrim terjadi pada tanggal 17 dan 18 Januari, dan hal ini juga terpantau
more » ... ini juga terpantau oleh TRMM yang mencatat bahwa hujan terjadi terus-menerus dengan curah hujan yang tinggi sejak tanggal 12. Analisis data radar menunjukkan bahwa pada tanggal 17, hampir seluruh wilayah Jakarta ditutupi oleh awan hujan yang tebal. Awan-awan hujan yang muncul mencapai ketinggian lebih dari 7 km dan masuk ke Jakarta dari arah Barat Laut. Pada tanggal 17, hampir seluruh awan hujan yang muncul mempunyai ketebalan lebih dari 7 km. AbstractHeavy flood has been hit Jakarta on January 17 , 2013. Heavy rains from January 12, 2013 in the Greater Jakarta area causing floods, which is said as the worst since 2007. BMKG reported that extreme rainfall occurred on 17 and 18 January, and it is also observed by TRMM which noted that rain occurs continuously with high rainfall since the Jan 12th. Radar data analysis showed that on the 17th, almost the entire area of Jakarta covered by thick towering precipitation clouds. These clouds appeared more than 7km height and move Westward - Northwestward . On the 17th, almost all the rain clouds that appear to have a thickness of more than 7km .
doi:10.29122/jstmc.v14i1.2682 fatcat:42ki7df7e5d4fhnub6ghulm7ty