PEMBARUAN HUKUM ACARA PIDANA MELALUI TELAAH SISI KEMANUSIAAN APARAT PENEGAK HUKUM RENEWAL OF CRIMINAL PROCEDURE LAW THROUGH THE STUDY OF THE HUMAN SIDE OF LAW ENFORCEMENT OFFICERS

Muhammad Rustamaji, Kata Kunci, Pembaruan Hukum, Acara Pidana, Sisi
2017 Kanun: Jurnal Ilmu Hukum. Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala   unpublished
ABSTRAK Pembaruan hukum atas Hukum Acara Pidana dapat dilakukan dengan menelisik sisi dinamis manusia dan kemanusiaan aparat penegak hukum.Metode penulisan demikian menggunakan perspektif ilmu hukum yang dikonsepsikan sebagai realitas. Oleh karenanya, kajian empiris atas Hukum Acara Pidana dipilih sebagai kajian yang memandang hukum sebagai kenyataan yang dilakukan oleh manusia. Kajian pada aspek manusia inilah yang akan meruntuhkan Hukum Acara Pidana yang disebut sebagai 'hukum yang tiada
more » ... kum yang tiada tempat untuk menafsir'. Pembaruan hukum yang tidak sebatas mengkaji norma namun memfokuskan hingga ke tataran nilai demikian, pada akhirnya menemukan keseimbangan penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia yang harus dipahami oleh para aparat penegak hukum dengan prophetic intelligence. ABSTRACT Reform the law on penal procedure can be done by searching the human dynamic and the human side of law enforcement officers. This writing method using the perspective of jurisprudence ia conceived as areality. Therefore, empirical studies on criminal procedural law chosen as the study that looked at the law as a reality that is done by humans. Thus studies of the human aspect, which further undermine the criminal procedural law known as the 'law that has no place to interpret'. Legal reform is not limited to assessing the norm, but also focus up to the level of value, finally found a balance of law enforcement and the protection of human rights that must be understood by law enforcemeny officer with prophetic intelligence.
fatcat:sfguvmbgwzcbpo5mqqqwqgljli