Implementasi Trilogi Ki Hadjar Dewantara di SD Taman Muda Jetis Yogyakarta

Wahyu Nugroho
2018 Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan  
Permasalahan siswa sekolah dasar sudah sangat mengkhawatirkan. Kenakalan remaja, tindak kekerasan, serta pelecehan seksual tak terlepas dari tanggungjawab guru. Seorang guru memiliki peran untuk mengajar, mengayomi, membina, dan mengontrol karakter siswa secara optimal sehingga tercipta generasi yang berbudaya. SD Taman Muda di bawah naungan Yayasan Majelis Luhur Tamansiswa adalah lembaga pendidikan di Yogyakarta yang sangat berpegang teguh pada Trilogi Ki Hajar Dewantara, 1) Ing ngarsa sung
more » ... Ing ngarsa sung tuladha; 2) Ing madya mangun karsa; 3) Tutwuri handayani. Trilogi ini diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan untuk membentuk siswa yang berkarakter. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis bagaimana guru kelas rendah pada SD tersebut menerapkan Trilogi Ki Hadjar Dewantara untuk mengembangkan karakter siswa. Kelas rendah yakni kelas 1, 2, dan 3 dipilih sebagai subyek karena pada masa ini, usia siswa mengalami transisi budaya belajar dari tingkat taman kanak-kanak menuju tingkat sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskripsif. Data diperoleh melaluiobservasi, wawancara, dan dokumentasi serta literatur pendukung. Subjek penelitian adalah guru kelas, siswa, kepala sekolah dan murid. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam menerapkan trilogi Ki Hadjar Dewantara dengan menjadi teladan, memotivasi dan mendorong siswa sesui dengan kodrat alam.
doi:10.31603/edukasi.v10i1.2031 fatcat:24gmapmv4rbrhj57oxni34hzcm