MUL MUL MUL MUL MULTIKUL TIKUL TIKUL TIKUL TIKULTURALISME TURALISME TURALISME TURALISME TURALISME SEBAGAI REALIT SEBAGAI REALIT SEBAGAI REALIT SEBAGAI REALIT SEBAGAI REALITA A A A A DALAM DAKW DALAM DAKW DALAM DAKW DALAM DAKW DALAM DAKWAH AH AH AH AH

Turhamun Dakwah, Iain Purwokerto, Kata Kunci, Kata Kunci, Kata Kunci, Kata Kunci, Kata Kunci, Dan
2016 unpublished
Multiculturalism can be regarded as the attitude and treatment based on equality and equality to the reality of a plural. Multiculturalism is a bid as a way out of exclusivism, obstinacy and rigidity of attitudes towards others. On the other hand, da'wa as a process of introduction and implementation of Islamic values are challenged to more schools against these developments. This is because the success of da'wa certainly can not be separated from its intensity with the times. Where it requires
more » ... . Where it requires proper da'wa strategies. Strategy of da'wah (bi al-kitabah, bil lisan, bil hal) would still be relevant enough to be applied in the era of multiculturalism, which becomes important is how the development and implementation so that not only the religious doctrine but rather to social issues. Abstrak: Abstrak: Abstrak: Abstrak: Abstrak: Multikulturalisme bisa dikatakan sebagai sikap dan perlakuan berdasar-kan persamaan dan kesederajatan terhadap realitas plural dan keberbagaian. Multikulturalisme adalah sebuah tawaran sebagai jalan keluar dari eksklu-sivisme, kebebalan dan kekakuan sikap terhadap yang lain. Disisi lain dakwah sebagai sebuah proses pengenalan dan penanaman nilai-nilai Islam ditantang untuk lebih paham terhadap perkembangan tersebut. Hal ini dikarenakan keberhasilan dakwah tentunya tidak bisa dilepaskan dari intensitasnya meng-ikuti perkembangan zaman. Di mana hal tersebut menuntut adanya strategi dakwah yang tepat. Strategi dakwah (bi al-kitabah, bi al-lisan, bi al-hal) kiranya masih cukup relevan untuk diterapkan pada era multikulturalisme, yang menjadi penting adalah bagaimana pengembangannya serta imple-mentasinya supaya tidak hanya mengenai doktrin keagamaan melainkan lebih ke persoalan sosial.
fatcat:45punhdlkbdx3cy5762is54cva