VERBA BANTU BENEFAKTIF TEKURERU DAN TEMORAU DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG

Sri - Iriantini
2020 Metahumaniora  
Bahasa Jepang merupakan bahasa yang unik, dengan karakteristik yang berbeda dengan bahasa lainnya. Selain sebagai bahasa SOV, dalam beberapa struktur pun mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan bahasa lain. Misalnya dalam struktur yang menggunakan verba-verba benefaktif yarimorai, yang terdiri dari 7 varian verba. Verba-verba ini digunakan untuk menunjukkan adanya suatu benefit yang diberikan dan diterima oleh seseorang. Dalam bahasa lain, bentuk benefaktif ini dapat terlihat dan diamati
more » ... rlihat dan diamati dari sisi semantisnya, tetapi secara sintaksis dan morfolgis mungkin bisa saja menggunakan satu verba yang sama dengan bentuk kausatif, seperti verba 'membetulkan' dalam bahasa Indonesia.Verba-verba benefaktif yarimorai ini dapat juga digunakan bersama-sama dengan verba inti sebagai verba bantu atau hojodoushi, dengan mengubahnya terlebih dahulu ke dalam bentuk te, diantaranya tekureru dan temorau. Keduanya ini secara sintaksis dan semantis mempunyai beberapa persamaan dan perbedaan, diantaranya merupakan suatu peristiwa penerimaan.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan data-data yang diambil dari buku-buku berbahasa Jepang.Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa bentuk tekureru dan temorau, mempunyai persamaan secara sintaksis dan semantis, yaitu bahwa penerima keuntungan (peruntung) adalah pembicara, dan pemberi keuntungan / benefit adalah orang kedua / orang ketiga. Perbedaannya yaitu, jika tekureru, lebih memfokuskan kepada kebaikan pemberi keuntungan, sementara temorau lebih memfokuskan kepada rasa syukur / terima kasih yang didapatkan oleh peruntung, dan juga dari viewpointnya. Kata Kunci : Verba benefaktif yarimorai, bentuk benefaktif tekureru-temorau, analisis sintaksis dan semantis.
doi:10.24198/mh.v9i2.23617 fatcat:wfxkje54kjhmxhhpfzrsot45dy