Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) Dengan Metode Pirolisis Sebagai Energi Alternatif

Badrul Wajdi, Prodi Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Hamzanwadi, NTB, Indonesia, Sapiruddin Sapiruddin, BA Novianti, Laxmi Zahara
2020 Kappa journal  
The purpose of this study is to process plastic waste into fuel with pyrolysis method as an alternative energy and reprocessing pyrolysis gas as an energy source. The research method used is experiment. The research data were analyzed by observing directly the results of the experiments, then concluding and determining the results of research that had been carried out using multiple regression analysis techniques. The parameters observed in this study were reactor temperature, pyrolysis time,
more » ... , pyrolysis time, and plastic oil density. The pyrolysis of plastic waste uses PolyPropylene type waste and High Density PolyEthylene type plastic waste. The results showed that most pyrolysis oils from polyPropylene and High Density PolyEthylene plastic waste were obtained at an operating temperature of 3000 C totaling 110 ml and 145 ml. The fastest time of PolyPropylene plastic pyrolysis process is 60 minutes with an oil density value of 818.181 kg / m3 and High Density PolyEthylene plastic is 30 minutes with an oil density value of 714,285 kg / m3 and 551,728 kg / m3. The density of pyrolysis oil in PolyPropylene plastic is close to the density of ethanol and diesel fuel, 777,777 kg / m3 and 818,181 kg / m3, respectively. Whereas in the High Density PolyEthylene plastic the density value approaches gasoline fuel is 714,285 kg / m3. Data of multiple regression analysis on PolyPropylene and High Density PolyEthylene plastics indicate that temperature, pyrolysis time and density have a very strong relationship and influence each other. InformasiArtikel Abstrak SejarahArtikel Diterima Tujuan penelitian ini untuk mengolah sampah plastik menjadi BBM dengan metode pirolisis sebagai energi alternatif dan mengolah kembali gas hasil pirolisis sebagai sumber energi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen, kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah suhu reaktor, waktu pirolisis, dan densitas minyak plastik. Pirolisis sampah plastik ini menggunakan sampah jenis PolyPropylene dan sampah plastik jenis High Density PolyEthylene. Hasil penelitian menunjukkan minyak hasil pirolisis terbanyak dari sampah plastik PolyPropylene dan High Density PolyEthylene diperoleh pada suhu operasi 300 0 C sebanyak 110 ml dan 145 ml. Waktu tercepat proses pirolisis plastik PolyPropylene adalah 60 menit dengan nilai densitas minyak sebesar 818,181 kg/m 3 dan plastik High Density PolyEthylene adalah 30 menit dengan nilai densitas minyak sebesar 714,285 kg/m 3 serta 551,728 kg/m 3 . Densitas minyak hasil pirolisis pada plastik PolyPropylene mendekati densitas bahan bakar etanol dan solar masing-masing 777,777 kg/m 3 dan 818,181 kg/m 3 . Sedangkan pada plastik High Density PolyEthylene nilai densitas mendekati bahan bakar bensin sebesar 714,285 kg/m 3 . Data analisis regresi berganda pada plastik PolyPropylene dan High Density PolyEthylene menunjukkan bahwa suhu, waktu pirolisis dan densitas memiliki hubungan yang sangat kuat dan saling mempengaruhi satu sama lain. Kata kunci Sampah Plastik; Bahan bakar minyak; pirolisis; energi alternatif
doi:10.29408/kpj.v4i1.2156 fatcat:4wogudyzizadrjl5fuqgklaopy