POLOPALO: TINJAUAN ETNO ORGANOLOGI AKUSTIK

Rahmawati Ohi
2021 SELONDING  
Abstrak Polopalo merupakan instrumen musik yang mempunyai kemiripan dengan bentuk mulut buaya berbahan dasar bambu talilo huido, dimana polopalo pentatonis terbagi menjadi 4 jenis berdasarkan bunyinya yaitu moelenggengo, mobulongo, moduludo dan motoliyongo. Membicarakan polopalo dan perkembangannya, realita menunjukkan bahwa saat ini mengalami penurunan kualitas fungsi yang disebabkan oleh kekeliruan intepretasi, selain itu keunikan organologi-akustik dan masih kurangnya informasi menjadi
more » ... permasalah yang menarik untuk di telaah lebih dalam berdasarkan konteks budaya dan perkembangan sains. Metode penelitian menggunakan campuran sekuensial, penguraian konteks budaya dilakukan dengan wawancara kualitatif sedangkan perkembangan sains dilakukan dengan survey dan pengukuran terhadap instrumen itu sendiri untukmengetahui faktor intra musikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polopalo pentatonis mempunyai relasi aspek perkembangan sains dengan konteks yang bukan hanya terletak pada bentuk dan akustik, tetapi juga nilai guna dan dampak yang diakibatkan dalam aktivitas masyarakat. Abstract Polopalo is a musical instrument that has a similarity with the shape of a crocodile's mouth made from talilo huido bamboo, where the pentatonic polopalo is divided into 4 types based on its sound, namely moelenggengo, mobulongo, moduludo and motoliyongo. Talking about polopalo and its development, reality shows that currently there is a decline in the quality of function caused by misinterpretation, besides that the uniqueness of the organology-acoustic and the lack of information is an interesting problem to be studied more deeply based on the cultural context and scientific developments. The research method used a sequential mixture, the decomposition of the cultural context was carried out by qualitative interviews, while the development of science was carried out by surveying and measuring the instrument itself to determine intra-musical factors. The results showed that the pentatonic polopalo has a relationship between aspects of the development of science with a context that lies not only in form and acoustics, but also the value of use and the impact that results in community activities.
doi:10.24821/sl.v16i2.5059 fatcat:ipi6edlyiba4tpp4auhwoxjdj4