Analisis Pendapatan Usahatani Karet Rakyat

Nursamsi Nursamsi, Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
2018 JASc (Journal of Agribusiness Sciences)  
This research was conducted with the aim to determine the income of smallholder rubber farming. The population in this study was smallholder rubber farmers in Mahato Village, North Tambusai District, Rokan Hulu Regency. From the results of the study obtained the amount of smallholder rubber production of 7333.32 kg at a price of Rp. 7,700 / Kg, the total farmer income is Rp. 56,512,764 per year. Total costs incurred in the amount of Rp. 34,330,565 per year, so that an income of Rp. 22,182,199.
more » ... of Rp. 22,182,199. Smallholder rubber farming is feasible to be cultivated based on NPV, IRR, Net B / C and PBP criteria with NPV value of 22,457,830, IRR value of 16.67%, Net B / C of 1.44 and PBP value of 15.9 Months. Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani karet rakyat. Yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah petani karet rakyat di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu. Dari hasil penelitian diperoleh jumlah produksi karet rakyat sebesar 7.339,32 Kg dengan harga Rp. 7.700/Kg, maka jumlah penerimaan petani sebesar Rp. 56.512.764 per tahun. Total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 34.330.565 per tahun, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp. 22.182.199. Usahatani karet rakyat layak untuk diusahakan berdasarkan kriteria NPV, IRR, Net B/C dan PBP dengan nilai NPV 22.457.830, nilai IRR 16,67 %, Net B/C 1,44 dan nilai PBP 15,9 Bulan.
doi:10.30596/jasc.v2i1.3808 fatcat:7mdcmjwri5dhjoovx3jurhzpve