Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP

Rahmawati, Bangun Yoga Wibowo, Meilla Dwi Nurmala, Mohamad Saripudin, Laili Amalia, Ica Khairunnisa, Urwatul Wutsqo, Jurusan Konseling, Universitas Sultan, Ageng Tirtayasa -Banten
unpublished
Abstrak Kesulitan dalam belajar atau learning disability menyebabkan seorang tidak dapat belajar sebagaimana mestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknik konseling kontemporer stimulasi humor sebagai upaya mengatasi burnout study. Metode yang digunakan quasy eksperiment dengan desain penelitian prevalensi follow up study dengan non randomized four group pre test-post test control group design. Alat ukur yang digunakan Maslach Burnout Inventory (MBI) dengan nilai
more » ... i trayout r = 0,887 dan Sense of Humor Scale (SHS) dengan nilai adaptasi tryout r = 0,746. Populasi tryout alat ukur adalah mahasiswa FKIP Untirta sejumlah 139 diambil secara purposive sample, dengan batasan usia 18-21 tahun dan batasan inteligensi diatas low average. Dari 139 kelompok trayout didapat 13 orang kelompok ekperimen dan 15 orang kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen didapatkan hasil uji t pretest dan post test t hitung 19,442 dan sign (2-tailed<0,05) 0,000 artinya terdapat perbedaan MBI pre test dan post test. Sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan data hasil pre test dan post test nilai t hitung 1,840 dan sign (2-tailed>0,05) 0,087 artinya tidak terdapat perbedaan MBI pre test dan post test. Abstract Difficulty in learning or learning disability causes someone cannot learn properly. The purpose of this research is to develop the techniques of contemporary counseling stimulation of humor in an effort to overcome burnout study. The method used quasy experiment with research design prevalence follow up study with non randomized four group pre test-post test control group design. Measuring tool used Maslach Burnout Inventory (MBI) with tryout adaptation value r = 0,887 and Sense of Humor Scale (SHS) with tryout adaptation value r = 0,746. The tryout population of the measuring instrument is a FKIP Untirta student of 139 taken by purposive sample, with the age limit of 18-21 years and the limitation of intelligence above the low average. Of 139 tryout groups, 13 experimental groups and 15 controls were obtained. In the experimental group, the result of pretest and post test t test of 19,442 and sign (2-tailed <0,05) 0,000 means that there is difference of MBI pre test and post test. While in the control group obtained data of pre test and post test value of t count 1,840 and sign (2-tailed> 0,05) 0,087 meaning there is no difference of MBI pre test and post test. PENDAHULUAN Belajar merupakan kegiatan berproses dan menjadi unsur fundamental pada tiap jenjang pendidikan. Pada proses belajar tidak terlepas dari kesulitan belajar atau learning disability. Kesulitan belajar adalah keadaan menyebabkan seorang tidak dapat belajar sebagaimana mestinya (Dalyono, 2009) ditandai adanya hambatan tertentu dalam pencapaian kesuksesan. Kesulitan tidak hanya dialami individu yang berkemampuan/ berinteligensi kurang, tetapi juga dialami yang berkemampuan rata-rata dan tinggi. Karena individu dengan
fatcat:4uxxntcwvrbh3bf4znlwep3bu4