PENGARUH PERBANDINGAN JARAK ANTAR RUFFLES TERHADAP HASIL MANIPULATING FABRIC HIGH MASSED RUFFLES PADA SARUNG BANTAL KURSI

Aufa Maulida, Juhrah Singke
2013 Edisi Yudisium Periode Agustus   unpublished
Abstrak Manipulating fabric high massed ruffles merupakan teknik menghias kain yang dijahit dengan jarak tertentu namun berdekatan antara lajur ruffle yang satu dengan lainnya sehingga tepi ruffle mencuat ke atas dan saling menopang menyebabkankan tepi ruffle tegak berdiri. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil jadi high massed ruffles dengan jarak antar ruffles 0,5 cm, 1 cm, dan 1,5 cm, (2) mengetahui pengaruh perbandingan jarak antar ruffles terhadap hasil high massed ruffles pada
more » ... massed ruffles pada sarung bantal kursi dan (3) hasil jadi high massed ruffles yang terbaik antar jarak antar ruffles 0,5 cm, 1 cm dan 1,5 cm. Penelitian ini temasuk penelitian eksperimen. Metode penelitian yang digunakan untuk pengambilan data adalah metode observasi dengan pengamatan secara langsung, selanjutnya data dianalisis menggunakan anava tunggal dengan bantuan program SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil jadi high massed ruffles dengan jarak antar ruffles 0,5 cm sangat baik, 1 cm cukup baik dan 1,5 kurang baik serta ada pengaruh perbandingan jarak antar ruffles terhadap hasil manipulating fabric high massed ruffles pada sarung bantal kursi. Hasil jadi high massed ruffles dengan mean tertinggi yaitu pada jarak antar ruffles 0,5 cm sebesar 3,86. Berdasarkan hasil penelitian untuk mendapatkan hasil jadi high massed ruffles yang terbaik sebaiknya menggunakan jarak antar ruffles 0,5 cm. Abstract Manipulating fabric high massed ruffles is a technique to decorate fabric sewn by certain length but adjacent among ruffle strips to another one, thus ruffle edge will be sticking out and sustaining each other then make ruffle edge straighten up. The purpose of this research were to know: (1) the product of high massed ruffles with inter ruffles distance 0.5 cm, 1 cm, and 1.5 cm, (2) the effect of inter ruffles distance comparison toward the product of high massed ruffles on seat cushion cover and (3) the best product of high massed ruffles among inter ruffles distances 0.5 cm, 1 cm, 1.5 cm. This research was included in experimental research. The method used to collected data was observation method by direct observation, then data analyzed with one way anava using SPSS 17 program. Results of the research shows that product of high massed ruffles with inter ruffles distance 0.5 cm was very good, 1 cm was good enough, and 1.5 cm was not good and there was an effect of inter ruffles distance toward the product of manipulating fabric high massed ruffles on seat cushion cover. The outcome of high massed ruffles with highest mean was at inter ruffles distance 0.5 cm, it was 3.86. Based on that result, to obtain the best product of high massed ruffles should be used inter ruffles distance 0.5 cm. PENDAHULUAN Lenan rumah tangga tak lepas dari hiasan sebagai pusat perhatiannya. Lenan rumah tangga pun mengalami perkembangan dari jenis bahan yang digunakan, warna-warna yang dipilih serta hiasan yang diterapkan. Banyak cara dalam penerapan hiasan seperti menghias kain dan merekayasa atau memanipulasi kain. Tujuannya agar lenan yang dihias tidak terlihat polos dan lebih indah. Teknik menghias kain sudah banyak dilakukan dalam menghias lenan rumah tangga, sedangkan teknik memanipulasi kain atau manipulating fabric masih jarang dilakukan karena manipulating fabric lebih banyak diterapkan pada busana. Menurut Wolff (1996:11), Manipulating fabric adalah suatu teknik membuat bahan baru dengan memanfaatkan beberapa macam teknik menghias kain atau membuat bahan baru. Macam-macam manipulating fabric diantaranya:
fatcat:sxrhfvxvebelhcty4xyno56sw4