Penerapan Model Technology Acceptance Model (TAM) untuk Pemahaman Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif

Agusdi Syafrizal, Ernawati Ernawati, Yudi Dwiandiyanta
2016 Scientific Journal of Informatics  
Abstrak Penerapan model Technology Acceptance Model (TAM) bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman terhadap media pembelajaran yang berbentuk multimedia interaktif. Pada umumnya, dosen hanya mengandalkan metode ceramah dan tanya jawab di dalam proses pembelajaran. Dalam artikel ini dosen yang mengajar meminta untuk menginovasi sistem pembelajaran, yaitu dengan menggunakan multimedia interaktif. Peneliti menggunakan jenis data kuantitatif, dengan metode analisis yang digunakan adalah
more » ... an adalah deskriptif, sedangkan metode pengumpulan data diperoleh dari kuesioner dan observasi. Untuk memahami penerimaan dan penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif bisa diukur dengan menggunakan model penerimaan teknologi (TAM). Model TAM dapat menjelaskan bahwa persepsi pengguna akan menentukan sikapnya dalam penerimaan penggunaan Teknologi Informasi (TI). Model ini secara lebih jelas menggambarkan bahwa penerima penggunaan TI dipengaruhi oleh kemanfaatan (usefulness). Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Media pembelajaran, Multimedia interaktif PENDAHULUAN Pendidikan sebagai salah satu bagian tidak terpisahkan dari proses pendewasaan manusia tentu di satu sisi memiliki peranan yang besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut. Namun, di sisi lain pendidikan juga perlu memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mencapai tujuan secara efektif dan efisien [1]. Kualitas pendidikan dapat dipengaruhi oleh kurikulum, proses pembelajaran, metode pengajaran, evaluasi, buku ajar, mutu guru, saran dan prasarana pendidikan [2] . Dalam dunia pendidikan, pemanfaatan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat membantu proses belajar mengajar [3] . Seperti yang disebutkan dalam laporan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh Computer Technology Research bahwa seseorang hanya akan mendapat 20% dari apa yang mereka lihat dan 30% dari yang mereka dengar. Sedangkan melalui multimedia akan mendapat 50% dari apa yang mereka lihat dan dengar sampai 80% dari apa yang mereka lihat, dengar dan berinteraksi dengan pada waktu yang sama [4] . Komputer sebagai salah satu produk TIK dinilai tepat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran, berbagai macam pendekatan pembelajaran yang dikemas dalam bentuk program pembelajaran berbentuk komputer atau Computer Assisted Instruction (CAI) [5] . Dengan berkembangnya TIK dalam pembelajaran ini, sehingga dengan metode ekspositori dirasakan belum memadai. Dengan demikian media pembelajaran
doi:10.15294/sji.v2i1.4524 fatcat:zhuify2a5bc63pbibz2vdpnmzm