KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIF K. H. AHMAD DAHLAN DI MUHAMMADIYAH

Ruslan Rasyid
2019 HUMANIKA  
K. H. Ahmad Dahlan sebagai pelopor sekaligus pendiri persyarikatan Muhammadiyahyangbercirikan gerakan Islam, gerakan dakwah,gerakan purifikasi, dan pembaharuan.Secara historis, faktor-faktor yang melatar belakangi berdirinya Muhammadiyahkarenaadanya pemahaman agama Islamyang beragam di pulau Jawa, kondisi keadaan masyarakatKauman-Yogyakarta ketikaitu yang jauh dari kesejahteraan, pelayanan kesehatan danpendidikan bagi pribumi. Hal tersebut mendorong K. H. Ahmad Dahlan untuk melakukanupaya
more » ... elakukanupaya perubahan, mengembalikan kemurnian ajaran Islam, mengangkat harkat, dan hargadiri masyarakat Kauman sehingga dengan gaya seperti itu terbentuk pola-polakepemimpinan transformatif. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatifjenispenelitian historis. Metode ini dianggap paling relevan dalam menelusuri pola, strategi dangaya kepemimpinan transformatif K. H. Ahmad Dahlan diMuhammadiyah. Hasil kajianmenunjukkan bahwa K. H. Ahmad Dahlan memiliki jiwa kepemimpinan transformatifyang bersifat karismatik, motivator, dan memiliki kecerdasan intektual serta berpikirvisioner. Selain itu pula, K. H. Ahmad Dahlan memiliki kemampuan untuk melihat danmemahami secara emosional seluruh fenomena yang terjadi.Bahkan K. H. Ahmad Dahlanturut berempati tinggi terhadap posisi dan keadaan orang lain, terutama dalam halperbedaan pandangan atau pendapat.Pandangannya tersebut bersifat inklusif relativis yaitumemandang positif terhadap perbedaan yang ada dan menganggap bahwa itu bukanlahperbedaan yang hakiki/mutlak namun disebabkan karena adanya perbedaan faktor-faktorluar. K.H. Ahmad Dahlan merupakan seorang pemimpintranformatif yang senantiasabergerak maju dan berinovasi sekaligus seorang tokoh pembaharu Islam di Indonesia.K.H. Ahmad Dahlan as the pioneer founder persyarikatan Muhammadiyah Islamicmovement, characterized by the movement of da'wah, purification, and renewal.Historically, the factors underlying the establishment of Muhammadiyah were theunderstanding of diverse Islamic religions on the island of Java, the condition of the Statesociety Kauman Yogyakarta-when it's away from welfare, health services and educationfor indigenous peoples. It encourages the K. H. Ahmad Dahlan to attempt change,restoring the purity of the teachings of Islam, elevating the dignity, and self-esteem of thecommunity so that a style as Kauman village that formed the transformative leadershippatterns. This study used a qualitative approach to the kind of historical research. Thismethod is considered most relevant in tracing the pattern, strategy and leadership style of transformative K. H. Ahmad Dahlan in Muhammadiyah. Results of the study show that K.H. Ahmad Dahlan has transformative leadership is charismatic, motivational speaker, andhas intektual intelligence and visionary thinking. In addition, K. H. Ahmad Dahlan has theability to see and understand emotionally the whole phenomenon occurred. Even k. h.Ahmad Dahlan participated and empathize to position and circumstances of others,especially in terms of the difference in views or opinions. His view is relativis inclusivei.e. looked positively towards differences and assume that it is not an essentialdifference/absolute but caused due to the difference of external factors. K.h. AhmadDahlan was a leader of the tranformatif that is always moving forward and innovatingwhile a reformer of Islam in Indonesia.
doi:10.21831/hum.v18i1.23128 fatcat:zyshqoaofjbebo3wqslonhande