Identifikasi Kesadaran Metakognitif Peserta Didik dalam Pembelajaran Fisika

Rendy Wikrama Wardana, Anggun Prihatini, M. Hidayat
2020 PENDIPA Journal of Science Education  
The demands of the 2013 curriculum and limited data on metacognitive awareness in schools encourage researchers to explore and identify the metacognitive awareness of students at on one Islamic high school in the Jambi. The study used mix method research design with an explanatory sequential design. The population was class X in one of Islamic high school Jambi. This Study involved 90 respondents. Sampling uses a purposive sampling technique. Instrument the study was Metacognitive Awareness
more » ... itive Awareness Questionnaire which was adapted from the Metacognitive Awareness Inventory (MAI). Questionnaire with two indicator : metacognitive knowledge and regulation. Accumulation data with giving a questionnaire MAI on physics learning and interviews with several students to strengthen the questionnaire data. The results showed categorical data regarding metacognitive awareness which is assessed based on metacognitive knowledge and regulation. The category metacognitive knowledge consists of declarative knowledge with a percentage 70% (good), procedural knowledge 53% (good), and conditional knowledge 60% (good). Cognition regulation category consists of planning with a percentage 60% (good), management information 53% (good), monitoring of understanding 57% (good), action strategies (debugging strategies) 53% (good) and evaluation 73% (good). Based on the results of study can be interpreted that students could know themselves as students and they are able to overcome their weaknesses or deficiencies in the learning process. For example, students can develop appropriate strategies to solve problems faced in the learning process. ABSTRAK Tuntutan kurikulum 2013 dan terbatasnya data mengenai kesadaran metakognitif di sekolah mendorong peneliti unuk menggali dan mengidentifikasi kesadaran metakognitif siswa di salah satu SMA islam di kota Jambi. Penelitian menggunakan rancangan penelitian Mix Method dengan desain sequential eksplanatori. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X di salah satu SMA islam di kota Jambi dengan jumlah 90 siswa. Pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Angket kesadaran metakognitif yang diadaptasi dari angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) dengan dua indikator alat ukur yakni pengetahuan tentang kognisi dan regulasi kognisi. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) pada pembelajaran fisika dan wawancara terhadap beberapa siswa untuk memperkuat data angket. Analisis hasil penelitian dengan menganalisis hasil angket dan wawancara yang selanjutnya dideskripsikan secara kualitatif dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh data kategori mengenai kesadaran metakonitif yang dikaji berdasarkan pengetahuan metakognitif dan regulasi kognitif. Kategori pengetahuan metakognitif terdiri dari pengetahuan deklaratif dengan presentase 70% (baik), pengetahuan prosedural 53% (baik), dan pengetahuan kondisional 60% (baik). Kategori Regulasi kognisi terdiri dari perencanaan dengan presentase 60% (baik), management informasi 53% (baik), pemantauan terhadap pemahaman 56% (baik), strategi tindakan (debugging strategies) dengan presentase 53% dan evaluasi 73% (baik). Hasil penelitian mengenai kesadaran metakognitif dapat dimaknai bahwa siswa dapat mengetahui tentang diri
doi:10.33369/pendipa.5.1.1-9 fatcat:cli6phquljgwnmesbahr4z4ynq