Uji Bioavailabilitas Tablet Floating Aspirin

Agus Siswanto, Achmad Fudholi, Akhmad Kharis Nugroho, Sudibyo Martono
2017 Jurnal Kefarmasian Indonesia  
Abstrak Aspirin adalah golongan obat NSAID yang juga mempunyai efek antiplatelet untuk pencegahan stroke. Beberapa pendekatan formulasi aspirin dalam berbagai bentuk sediaan telah dilakukan. Formulasi aspirin dalam sediaan tablet konvensional sering menimbulkan efek iritatif di lambung. Aspirin diabsorpsi secara cepat di saluran pencernaan bagian atas. Oleh karena itu, inovasi formulasi dalam bentuk tablet floating diharapkan mampu memperbaiki profil bioavailabilitas aspirin. Sistem floating
more » ... Sistem floating akan mempertahankan sediaan untuk lebih lama tinggal di lambung sehingga tersedia waktu absorpsi yang cukup bagi aspirin di bagian lambung dan usus bagian atas. Tujuan penelitian ini adalah menentukan bioavailabilitas relatif tablet floating aspirin terhadap tablet aspirin salut enterik pada kelinci dengan metode crossover design. Sampel darah diambil dari vena marginalis telinga kelinci hingga 10 jam. Kadar aspirin dan asam salisilat dalam darah ditentukan dengan metode HPLC dengan asam benzoat sebagai standar internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tablet floating aspirin mempunyai bioavailabilitas lebih baik dengan T maks yang lebih pendek (T maks = 45 menit) dan kadar aspirin yang lebih seragam dibandingkan tablet salut enterik (T maks = 320 menit), meskipun parameter AUC dan Cp maks keduanya tidak berbeda bermakna (p > 0,05). Abstract Aspirin is a non-steroidal anti-inflammatory drug with potential as antiplatelet for stroke prophylaxis. Several approaches of aspirin formulations in various dosage forms have been performed. Formulations of aspirin in conventional tablet dosage form often cause gastric irritation. Aspirin is rapidly absorbed in the upper gastrointestinal tract, especially the first small intestine. Therefore formulation of floating drug delivery system are designed to improve the bioavailability of aspirin. The floating system will retain the tablet in stomach, allowing sufficient absorption time for aspirin in stomach and upper intestine. Aim of this study was to determine relative bioavailability of aspirin floating tablets compared to the aspirin enteric coated tablets in rabbits with crossover design method. Serial blood samples were collected from rabbit ear marginal vein over a 10-h period. Drugs concentration in plasma (aspirin and salisylic acid) were determined by HPLC with benzoic acid as internal standard. The results showed that the floating aspirin tablet has better bioavailability with shorter t max and more uniform of aspirin levels compared to enteric coated tablets, though the parameters AUC and Cp max both of those products were not significant (p> 0.05).
doi:10.22435/jki.v7i2.6527.112-119 fatcat:amvao76hejhkta5dcdggrtgxbe