Kriya Mendong, Upaya Diversifikasi Produk Potensi Desa, Kreasi Wirausaha Masyarakat Desa Blayu

Ita Athia, Alfian Budi Primanto
2021 JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi  
ABSTRAK Pemerintah kecamatan Wajak, kabupaten Malang, telah mengukuhkan mendong sebagai komoditas khas daerahnya. Desa Blayu merupakan daerah terbesar penghasil mendong beserta produk turunannya. Sayangnya saat ini budidaya mendong semakin memudar dan ikon mendong sulit ditemukan di desa Blayu. Jumlah profesi masyarakat yang terkait dengan budidaya dan kerajinan mendong terus mengalami penurunan. Potensi mendong yang tidak menjanjikan kesejahteraan ditengarai sebagai alasan profesi ini mulai
more » ... rofesi ini mulai ditinggalkan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menambah nilai ekonomis mendong dan membangkitkan kembali kepercayaan diri masyarakat Blayu akan potensi mendong dengan cara mengenalkan diversifikasi kerajinan kriya mendong dan peluang pasarnya. Metode yang dilakukan adalah identifikasi masalah, perumusan solusi, pendidikan masyarakat, difusi inovasi dan pelatihan. Manfaat dari kegiatan ini adalah mulai bangkitnya jiwa kewirausahaan masyarakat Blayu dan sikap optimistik terhadap potensi usaha kreatif produk kriya mendong. Kata kunci : kriya mendong, diversifikasi produk, wirausaha ABSTRACT The government of Wajak sub-district, Malang regency, has established mendong as a unique commodity in its area. Blayu Village is the largest producer of mendong and its derivatives. Unfortunately at this time the cultivation of mendong is increasingly fading and icons of mendong are hard to find in Blayu village. The number of community professions related to the cultivation and crafts of mendong continues to decline. Potential mendong who do not promise prosperity is suspected as a reason this profession began to be abandoned. The purpose of this community service activity is to add economic value to the mendong and to revive the confidence of the Blayu community in the potential of the mendong by introducing the diversification of handmade crafts to the mendong and its market opportunities. The method used are problem identification, solution formulation, community education, diffusion of innovation and training. The benefit of this activity are the resurgence of the entrepreneurial spirit of the Blayu community and an optimistic attitude towards the potential for creative efforts in mendong craft products.
doi:10.33366/jast.v4i2.1807 fatcat:e7vo7rg7fjebfoahsretra6usy