PRODUKTIVITAS KERJA SERTA IMPLIKASINYA PADA KINERJA PEGAWAI DINAS PU BINA MARGA WILAYAH KERJA SUMATERA SELATAN

Bahri Samsul, Kepala Dinas, P Bina, Marga Provinsi, Sumatera Selatan
unpublished
ABSTRAK Penelitian ini ditujukan adalah untuk mendeskripsi pengaruh kompetensi, pengembangan karier dan kompetensi kerja secara parsial maupun simultan terhadap produktivitas kerja dan implikasinya terhadap kinerja pegawai Dinas PU Bina Marga Wilayah Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif dan survey eksplanatori dengan ukuran sampel sebesar 207 responden, diambil dari populasi yang berjumlah 274. Metode analisis data yang
more » ... data yang digunakan dalam penelitian adalah SEM (Structural Equation Modeling). Pengujian model menggunakan Goodness of Fit sesuai dengan criteria yang diinginkan. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan temuan sebagai berikut: pengembangan karier berpengaruh dan signifikan terhadap produktivitas. Kompetensi kerja berpengaruh dan signifikan terhadap produktivitas. Pengembangan karier dan kompetensi kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas. Secara parsial, ternyata pengembangan karier lebih dominan memengaruhi produktivitas. Pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. produktivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Dan Pengembangan karier, kompetensi kerja, dan produktivitas secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, ternyata produktivitas lebih dominan memengaruhi kinerja pegawai. Rekomendasi perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui variasi variabel lain yang memengaruhi kinerja pegawai, seperti variabel iklim organisasi, etos kerja. Kepemimpinan, budaya kerja dan motivasi kerja Kata Kunci : Pengembangan karier, Kompetensi Kerja, produktivitas, Kinerja pegawai PENDAHULUAN Karier pegawai dan kompetensi pegawai mempunyai hubungan yang erat dengan produktivitas. Tingkat produktivitas kerja akan memengaruhi kinerja pegawai baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Karena dalam pembinaan kepegawaian diperlukan penempatan pegawai sesuai kompetensi, adanya jaminan karier dan ukuran produktivitas kerja yang terukur. Penempatan pegawai secara berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan ditujukan untuk mendapatkan sumberdaya aparatur siap pakai, diawali dari analisis jabatan yang menggambarkan tentang kebutuhan sumber daya aparatur untuk suatu jabatan baru, reorganisasi struktur, maupun mutasi pegawai sebagai konsekwensi
fatcat:heqylpahw5dmlardc67kswn7j4