Penyelesaian Sengketa Batas Laut Antara Indonesia dan Malaysia Dalam Perspektif Hukum Internasional

Ummi Yusnita, Fakultas Hukum Universitas Negeri Bengkulu
2018 Binamulia Hukum  
ABSTRAK Penulisan penelitian ini dilatarbelakangi terjadinya sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia dan masih banyak potensi kemungkinan timbulnya sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini mengkaji penyebab munculnya permasalahan dalam penentuan delimitasi laut antara Indonesia dan Malaysia, dan alternatif penyelesaian sengketa yang paling tepat digunakan dalam penyelesaian sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini merupakan penelitian
more » ... rupakan penelitian hukum normatif, yaitu dengan melakukan studi kepustakaan. Pendekatan masalah dilakukan secara yuridis normatif untuk mengetahui bagaimana peraturan-peraturan secara normatif mengenai hukum laut Internasional, terutama yang berkaitan dengan masalah perbatasan (delimitasi) laut antar negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dalam penentuan delimitasi adalah adanya perbedaan konsep dalam penentuan batas laut antara Indonesia dan Malaysia, inkonsistensi Malaysia terhadap aturan KHL 1982, dan kurangnya perhatian Pemerintah Indonesia terhadap laut dan pulau-pulau kecil khususnya yang terletak pada wilayah perbatasan. Penyelesaian sengketa yang dianggap tepat dalam sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia adalah negosiasi dan jika melalui negosiasi tidak berhasil, maka langkah selanjutnya adalah dengan membawa sengketa tersebut ke Mahkamah Hukum Laut Internasional. Kata Kunci: hukum laut, KHL 1982, batas laut, sengketa batas laut. ABSTRACT This research has been back grounded by the sea boundary disputes between Indonesia and Malaysia and there are still many potential possibilities of sea boundary disputes between Indonesia and Malaysia. The problem systematic in this research was about the causal of the lawsuit and the determination of sea border (delimitation) between Indonesia and Malaysia as well as the most proper ways to solve them. This research is a normative law research which had been done through literature study. The problem approach was conducted by juridical and normative ways to see how the normative rules concerning international sea law especially those which regard to sea border (delimitation)'s problem between countries. The result of research showed that the sea border (delimitation) between the countries. The result of research indicate that the sea border determination (delimitation) problem between the countries was caused by the differences in conception of sea border determination and the inconsistency of Malaysia to UNCLOS and the lack of Indonesian government's attention to the sea border as well as the small islands especially for those located at the border regions. The dispute settlement that is considered appropriate in maritime boundary disputes between Indonesia and Malaysia is negotiation and if through negotiation is not successful, and then the next step is to bring the dispute to the International Tribunal for the Law of the Sea. • Alumnus Fakultas Hukum Universitas Negeri Bengkulu. Binamulia Hukum Vol. 7 No. 1, Juli 2018 PENYELESAIAN SENGKETA BATAS LAUT... (Ummi Yusnita) 97 |
doi:10.37893/jbh.v7i1.17 fatcat:ombahcwb4rfs3deoihcgc4gbpi