PENGARUH MUKA AIRTANAH TERHADAP KESTABILAN LERENG PADA RUAS JALAN RAYA CADAS PANGERAN, SUMEDANG

Khori Sugianti
2012 Riset: Geologi dan Pertambangan  
ABSTRAK Penelitian kestabilan lereng telah dilakukan pada ruas jalan raya Cadas Pangeran km 35, daerah Cigendel, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Upaya mitigasi yang telah dilakukan oleh Dinas PU belum dapat menyelesaikan permasalahan lereng, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji kembali kondisi kestabilan lereng. Makalah ini menyajikan analisis kestabilan lereng kondisi saat ini berdasarkan penyelidikan geoteknik. Hasil pemodelan kestabilan lereng dilakukan
more » ... lereng dilakukan dengan menggunakan metode General Limit Equilibrium (GLE) mengindikasikan bahwa lereng dalam kondisi kritis dengan nilai faktor keamanan mendekati 1,0. Dengan demikian, pemasangan tiang bor di kaki lereng tidak dapat meningkatkan minimum faktor keamanan lereng yang diperlukan secara signifikan. Kondisi kestabilan lereng akan dapat menurun, apabila terdapat kenaikan muka airtanah sebesar 2,5 m dari kondisi normal, dengan nilai faktor keamanan lereng turun dari 1,250 menjadi 1,145. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasangan sistem sub-drainase untuk mencegah kenaikan muka airtanah sangat penting untuk menjaga kestabilan lereng, sehingga dapat mengurangi bencana gerakan tanah pada lereng ini di masa mendatang. Kata kunci: kondisi geoteknik, muka air tanah, kestabilan lereng. ABSTRACT Slope stability research has been conducted on a Provincial road segment of Cadas Pangeran in Cigendel area, Rancakalong district, Sumedang Regency, West Java. Recent mitigation efforts had not solved the stability problem by PU Departement. Therefore, it is necessary to conduct a research to assess the slope stability conditions. This paper presents the analysis of current slope stability based on the geotechnical investigation. Results of slope stability analysis using General Limit Equilibrium (GLE) method indicate that the slope is in critical condition, with a factor of safety close to 1.0. Thus, the installation of bored-piles are not effective to increase the minimum factor of safety significantly. Meanwhile, the stablized cut slope would be still in an unstable condition when the groundwater table increases about 2.5 m from the stable condition with a factor of safety being reduced from 1.250 to 1.145. Analysis result show that the installation of sub-drainage system to prevent groundwater level rise is very important to maintain the stability of slope, so can to reduce the future landslide hazard in the cut-slope area.
doi:10.14203/risetgeotam2012.v22.62 fatcat:63tritynerexxkbtm3pqiusmtu